fbpx
Sekilas Info

Info Bermanfaat

Informasi bermanfaat untuk bisnis anda, jangan lupa follow IG kita untuk mendapatkan info tentang bisnis dan marketing

Image-Manfaat.png
30/Jul/2021

Anda mungkin mengetahui bahwa Instagram dikenal sebagai platform berbagi foto. Namun, Instagram ingin menanggalkan “label” tersebut. Hal itu diungkapkan CEO Instagram, Adam Mosseri.

“Kami bukan lagi sekadar aplikasi berbagi foto atau aplikasi berbagi foto persegi (rasio 1:1),” kata Mosseri dalam sebuah video yang diunggah di akun Twitter dan Instagram pribadinya. Alasannya menurut Mosseri, kini banyak orang membuka Instagram untuk mencari hiburan.

Oleh karena itu, ke depannya Instagram akan fokus pada empat hal untuk lebih banyak menyuguhkan konten hiburan. Empat hal yang dimaksud yakni kreator, video, belanja, dan perpesanan (messaging). Mosseri tidak mengelak bahwa bergesernya haluan perusahaan ini merupakan respons atas sengitnya persaingan dengan aplikasi media sosial lain.

“Karena jujur saja, persaingan semakin ketat saat ini, TikTok sangat besar, YouTube bahkan lebih besar, dan masih banyak pemula lainnya,” aku Mosseri.

Untuk memulai perubahan ini, Instagram akan mempersiapkan lebih banyak fitur dalam beberapa ke depan. Mosseri membocorkan beberapa fitur baru yang sedang disiapkan, salah satunya fitur rekomendasi.

Sesuai dengan namanya, pengguna akan disodori rekomendasi akun di Feed Instagram yang mungkin belum diikuti pengguna. Fitur ini sudah terendus beberapa waktu lalu.

Fitur tersebut sempat diberi nama “suggested posts”. Mosseri mengatakan uji coba fitur tersebut cukup positif dan pekan ini sedang melakukan uji coba yang baru.

Pengguna juga memiliki kontrol untuk mengatur rekomendasi, mana jenis unggahan yang kira-kira mereka suka dan mana yang tidak. Jika kurang tertarik, mereka bisa menyembunyikan rekomendasi. Kemudian ada fitur “topics” yang akan menampilkan rekomendasi topik apa yang kemungkinan menarik bagi pengguna.

Mosseri juga mengatakan Instagram akan membawa pengalaman baru untuk video. “(Video) layar penuh, imersif, menghibur, dan video yang mengutamakan seluler,” jelas bapak tiga anak ini.

Demi “memanjakan” kreator video, Instagram kini memiliki dua fitur khusus video yang bisa dipilih penggunanya. Bagi yang ingin membuat video pendek seperti TikTok, bisa memilih Reels yang durasinya kurang lebih 15-30 detik.

Sementara bagi kreator yang ingin mengunggah video berdurasi panjang, bisa memilih IGTV yang durasi maksimalnya 60 menit. Selain itu, Mosseri mengatakan akan ada beberapa perubahan lain yang sedang diuji coba oleh tim Instagram untuk beberapa waktu mendatang. Mosseri berjanji akan memginformasikan secara publik tentang apa saja yang sedang disiapkan oleh Instagram untuk penggunanya.

 


Pengertian-Mailing-List-dan-Jenis-Mailing-List-Yang-Bisa-Digunakan-1200x801.jpg
14/Jul/2021

Setiap bisnis pasti pernah mengalami konsumen komplain untuk sesuatu yang kurang memuaskan mereka, entah dari produk atau dari layanan bisnis Anda. Hal ini wajar dan sering terjadi. Untuk itu, Anda perlu yang namanya Customer Relationship Management (CRM).

 

Apa Itu CRM dan Apa Pentingnya CRM dalam Perusahaan?

Customer Relationship Management, atau yang disingkat CRM, adalah strategi manajemen hubungan pelanggan dengan perusahaan yang bertujuan untuk mengelola hubungan baik dengan para konsumen atau pelanggan, mengumpulkan semua data pelanggan, kemudian merekam aktivitas tenaga penjual, terutama dalam berhubungan dengan calon pelanggan atau yang sudah jadi pelanggan tetap.

Jika ada pertanyaan, apa pentingnya CRM dalam perusahaan? Jawabannya, sudah tentu penting karena dalam pekerjaan penjualan secara langsung, interaksi antara tenaga penjual sebagai wakil perusahaan dan calon pelanggan harus dibangun dengan baik.

Customer Relationship Management atau CRM adalah sebuah pendekatan atau sistem yang mengelola hubungan antara pihak korporasi (perusahaan) dengan pelanggan pada level bisnis. Sehingga, dapat memaksimalkan komunikasi dan pemasaran melalui kontak dari user yang berbeda.

Pendekatan jenis ini dapat memungkinan untuk mempertahankan pelanggan dan memberikan nilai tambah kepada customer tersebut. CRM sendiri mengkombinasikan kebijakan, proses, dan strategi dalam satu kesatuan yang diimplementasikan dalam sebuah perusahaan.

Dalam bisnis, Anda sudah jelas tak bisa selalu menyenangkan dan membuat semua orang puas. Pasti akan ada orang-orang yang merasa kecewa, tidak puas, dan sebagainya. Untuk itulah dibutuhkan adanya CRM yang diharapkan dapat membantu Anda lebih dekat dengan pelanggan. Kenapa bisnis perlu dekat dan mendengar suara pelanggan? Karena jika Anda tak mendengarkan mereka, maka mereka akan dengan mudah berpindah ke kompetitor yang bisa jadi memberi layanan pelanggan dengan lebih baik serta mau mendengarkan keluhan dan masukan dari mereka.

Menghadirkan Customer Relationship Management (CRM) di dalam perusahaan Anda sebenarnya tak semata-mata untuk membangun hubungan yang baik dengan pelanggan, tetapi juga untuk meningkatkan penjualan yang berkesinambungan dan mendapatkan laba. Jika dirumuskan lebih detail, maka keberadaan CRM akan banyak membantu Anda dalam menyediakan berbagai informasi yang Anda butuhkan terkait pelanggan, kebutuhan dan keinginan mereka, yang jika Anda penuhi akan meningkatkan keuntungan bagi usaha Anda.

 

Manfaat Customer Relationship Management dalam Bisnis

Hadirnya aplikasi keluhan pelanggan seperti CRM ini, tentu dapat membantu para pemilik perusahaan menangani semua keluhan dengan penanganan yang cepat dan baik. Namun, di balik itu semua tentu ada manfaat yang nantinya bisa Anda dapatkan dari penerapan CRM dalam bisnis Anda, seperti:

  • Dapat Meningkatkan Kesetiaan Pelanggan

Dengan semua informasi mengenai pelanggan yang nantinya dikumpulkan melalui SMS, email, panggilan telepon, website, hingga sosial media, dapat membuat perusahaan memahami para pelanggan secara konsisten, bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan sesuai dengan kebutuhan mereka, mudah mencarikan solusi atas permasalahan yang pelanggan hadapi, bahkan bisa memberikan perhatian lebih di momen-momen istimewa pelanggan. Otomatis perhatian yang Anda berikan dapat meningkatkan kesetiaan pelanggan terhadap produk dan brand Anda. Data yang dikumpulkan melalui CRM juga bisa menjadi bekal bagi perusahaan untuk melakukan berbagai perbaikan serta meningkatkan kualitas pelayanan menjadi lebih baik lagi.

  • Efisien dalam Penggunaan Anggaran Perusahaan

Dengan adanya penerapan CRM dalam bisnis, tentu Anda juga akan bisa mengurangi biaya pemasaran. Mengapa demikian? Sebab, setiap produk yang dikeluarkan tentu sudah menemukan pangsa pasarnya masing-masing. Oleh karena itu, Anda tidak perlu melakukan survei lagi.

 

Penggunaan CRM dalam menjalankan bisnis Anda juga bisa membantu peningkatan pelayanan kepada pelanggan, tetapi Anda tetap bisa mengefisiensikan anggaran dana perusahaan agar tak terbuang percuma untuk layanan pelanggan yang kurang tepat sasaran. Skema CRM yang sistematis dalam menargetkan pelayanan yang perlu diberikan kepada pelanggan di saat yang tepat dan memang dibutuhkan pelanggan bisa memberi dampak yang bagus pada terjadinya peningkatan penjualan.

 

Tujuan CRM

Tujuan dari pembuatan sistem informasi berbasis CRM ini adalah, sebagai berikut:

  • Untuk meningkatkan keuntungan bagi sebuah perusahaan melalui terjalinnya hubungan yang baik antara korporasi dengan pihak pelanggan terkait.
  • Menyediakan informasi yang lengkap mengenai data pelanggan untuk memaksimalkan hubungan antara pihak perusahaan dan pelanggan melalui penjualan secara up selling dan cross selling.
  • Menggunakan informasi yang telah terintegrasi sehingga menghasilkan sistem pelayanan yang memuaskan.
  • Menghasilkan konsistensi dalam pembuatan prosedur penyaluran jawaban kepada pelanggan.
  • Fungsi dari CRM

Di dalam sistem CRM juga memiliki fungsi yang harus diterapkan, diantaranya adalah sebagai berikut:

  • Menerapkan falsafah yang berorientasi pada pelanggan (customer centric).
  • Mengidentifikasi faktor penting bagi kebutuhan pelanggan.
  • Membangun proses pelayanan terhadap pelanggan secara maksimal.
  • Mengadopsi pengukuran berdasarkan sudut pandang dari customer.
  • Menyediakan dukungan kepada customer secara penuh.
  • Menangani berbagai keluhan yang berasal dari pelanggan.
  • Melakukan pencatatan terhadap setiap aspek dalam penjualan.
  • Membuat informasi yang berkaitan dengan pusat layanan dan penjualan dari customer.

 

Komponen dari CRM

Customer Relationship Management atau dalam bahasa Indonesia berarti Manajemen Hubungan Pelanggan memiliki tiga komponen penting di dalamnya, yang meliputi:

  1. Manajemen (Management)

Terkait dengan komponen manajemen berfokus pada sistem pengelolaan dan peningkatan hubungan dengan pelanggan. Nantinya akan berdampak pada kemajuan perusahaan dalam meningkatkan pengembangan dari segi keunggulan yang kompetitif.

  1. Hubungan (Relationship)

Komponen yang berikutnya adalah hubungan, dimana sebuah perusahaan atau instansi tentunya membutuhkan komunikasi yang dilakukan secara dua arah. Tujuannya adalah untuk memberikan kepuasan kepada customer dalam jangka waktu yang panjang.

  1. Pelanggan (Customer)

Untuk komponen pelanggan merupakan orang yang akan, sedang, dan pernah menggunakan jasa sebuah perusahaan. Baik itu dalam proses melihat, melakukan transaksi, maupun perbaikan (maintenance).

Tahapan dalam Customer Relationship Management

Terdapat tiga tahap dalam sistem CRM yang harus dilakukan oleh setiap korporasi, berikut adalah penjelasannya.

  1. Memperoleh Pelanggan yang Baru (Acquired)

Untuk dapat memperoleh pelanggan baru, anda harus memastikan untuk memberikan kenyamanan dari sisi pelayanan kepada pelanggan saat membeli dan menggunakan produk anda.

Kemudian, anda juga dapat mempromosikan produk dengan memberikan kesan pertama yang baik kepada pelanggan. Nantinya, pelanggan akan lebih percaya terhadap perusahaan anda.

  1. Menambah Nilai dari Pelanggan (Enhanced)

Terdapat dua cara dalam meningkatkan hubungan dengan pelanggan, yaitu dengan cara up selling dan cross selling. Untuk up selling sendiri adalah menawarkan produk yang sama, akan tetapi mempunyai kualitas yang jauh lebih baik. Sedangkan cross selling merupakan strategi pemasaran dengan menawarkan produk pelengkap terhadap barang yang sudah dimiliki oleh pelanggan.

  1. Mempertahankan Pelanggan (Retain)

Untuk mempertahankan pelanggan, anda harus memberikan pelayanan dan dukungan aplikasi yang bermanfaat. Dan juga, dapat meningkatkan kredibilitas dari perusahaan yang anda miliki.

 

Anda juga harus menyediakan waktu untuk mendengarkan pendapat atau masuk dari pelanggan. Sebagai contoh, melayani ketidakpuasan customer mengenai produk yang ditawarkan. Dengan begitu, pihak perusahaan dapat melakukan evaluasi dan memperbaiki sistem layanan dan fitur aplikasi yang dimiliki.

Manfaat Customer Relationship Management untuk Bisnis

Selanjutnya, masuk pada pembahasan mengenai manfaat dari CRM untuk kebutuhan bisnis.

  1. Mendorong Loyalitas Pelanggan

CRM memungkinkan sebuah perusahaan untuk memanfaatkan informasi pelanggan, baik dari call center, website, maupun melalui staf pemasaran produk. Memberikan pelayanan yang baik kepada pelanggan dapat memberikan hasil yang positif bagi peningkatan bisnis anda.

  1. Meningkatkan Efisiensi Operasional Kerja

Dengan adanya CRM, mampu untuk memberikan kemudahan dalam proses penjualan produk dan layanan. Selain itu juga dapat mengurangi tingkat resiko dari turunnya kualitas pelayanan dan beban cash flow.

  1. Mengurangi Biaya Produksi

Penjualan produk memiliki skema yang lebih spesifik dan berfokus untuk menargetkan pelayanan terhadap pelanggan. Oleh karena itu, biaya yang dikeluarkan akan tercatat dan ditampilkan secara terperinci.

  1. Meningkatkan Time to Market

Penerapan CRM mampu untuk mendapatkan berbagai informasi seperti data trend pembelian yang dilakukan oleh pelanggan. Kemudian, juga menentukan waktu yang tepat dalam memasarkan sebuah produk.

  1. Mendapatkan Pendapatan secara Optimal

Dengan menerapkan sistem CRM yang tepat, maka dapat meningkatkan loyalitas pelanggan, mengurangi biaya, time to market, dan meningkatkan efisiensi kerja. Yang mana, ke semua hal tersebut sangat berpengaruh dalam memberikan profit (keuntungan) bagi pelaku bisnis.

 

 


channel.jpg
09/Jul/2021

Mengenal Distribution Channel & Strategi Pemilihannya Yang Tepat Untuk Bisnis Anda

Dalam sebuah rantai bisnis, sebuah barang atau jasa harus melalui beberapa tahap hingga sampai konsumen, dan ini dinamakan distribution channel. Ada 2 jenis channel distribusi yang perlu Anda ketahui. Mungkin, Anda berpikir hanya ada satu tahap yang dilewati, yakni dari manufaktur hingga ke end consumer atau konsumen.

Ternyata, ada proses penyebaran lainnya yang juga berbeda. Secara umum, ada 2 jenis proses dari hulu maupun dari hilir. Terlepas dari proses distribusi yang ada, hal terpenting yang perlu diketahui adalah bagaimana barang bisa sampai ke konsumen. Semakin lancar, maka barang bisa tersampaikan ke konsumen dengan mudah, agar keuntungan makin meningkat. Lantas, apa saja distribution channel yang ada dan bagaimana cara memilihnya?

Jenis-jenis distribution channel yang perlu Anda ketahui
Secara umum, ada 2 jenis distribution channel yang digunakan oleh banyak perusahaan hingga sekarang. Masing-masing kanal tentunya melibatkan banyak pihak mulai dari produsen barang hingga ke konsumen.

Distribusi langsung
Bisa dibilang, model ini adalah yang paling konvensional dan sering digunakan. Proses ini hanya melibatkan banyak pihak, produsen ke konsumen. Biasanya, jenis-jenis produk yang dijual adalah perhiasan dan toko roti.

Distribusi tidak langsung

Berbeda dengan jenis yang pertama, distribusi tidak langsung melibatkan banyak pihak dan terbagi lagi menjadi 3 jenis.

    • One-level channel

Proses ini melibatkan 3 pihak, produsen – retailer – konsumen. Anda kerap melihat bagian ini di toko baju, furniture, mainan, sepatu, dan sebagainya.

    • Two-level channel

Jika sebelumnya hanya melibatkan 3 pihak, proses ini melibatkan banyak pihak seperti produsen – grosir – retailer – konsumen. Biasanya barang yang dijual adalah barang yang tahan lama.

    • Three-level channel

Jenis yang terakhir merupakan jenis distribusi modern dengan banyak pihak. Proses pengiriman barang ke konsumen dimulai dari produsen. Setelah itu, barang akan melalui agen-grosir-retailer hingga konsumen. Grosir dan distributor memiliki peran untuk menyalurkan barang ke daerah-daerah yang terpencil atau jauh dari pusat kota.

Cara memilih distribution channel yang tepat

Setelah melihat jenis-jenis kanal distribusi yang Anda. Kini, saatnya Anda tahu cara memilihnya yang tepat. Yang perlu Anda perhatikan adalah, tidak semua kanal tepat bagi bisnis Anda. Hal ini tentu bergantung kepada bisnis Anda sendiri. Pertama, Anda perlu memperhatikan target penjualan Anda. Dengan begitu, Anda tahu bagian mana saja yang perlu dipilih untuk bisnis Anda.

Kedua, pertimbangkan kecepatan pengiriman produk. Semakin cepat produk sampai ke konsumen, maka produk Anda bisa dinikmati langsung dan semakin untung. Dengan begitu, perhatikan hal tersebut. Melibatkan banyak pihak seperti distributor dan grosir mungkin menjadi solusi yang tepat untuk mengirimkan barang hingga daerah-daerah di luar kota besar. Namun, hal ini tentunya bergantung kepada bisnis Anda sendiri.


value-proposition.jpg
09/Jul/2021

Value proposition adalah nilai atau manfaat yang ditawarkan kepada pelanggan. Manfaat ini terwujud dalam bentuk sekumpulan produk atau jasa. Di mata pelanggan, value proposition ini adalah sebagai solusi atau jawaban atas apa yang mereka butuhkan, atau pemecahan dari masalah yang mereka hadapi. Singkatnya, value proposition akan menjadi alas an bagi para pelanggan, kenapa mereka membeli produk atau jasa kita dan bukan membeli dari pesaing
Sebagai contoh value proposition dari restoran cepat saji adalah memenuhi rasa lapar para pelanggannya dalam waktu cepat. Ada juga untuk restoran mewah, mereka menawarkan value proposition berupa sauna rileks, suasana romantic, jadi selain menyajikan makanan dan minuman mereka menyajikan suasana, design ruangan, live music, pertunjukan lain untuk menciptakan suasana

Value proposition dalam organisasi merupakan salah satu bagian dari keseluruhan Bisnis proses perusahaan, yang memiliki peranan sangat penting bagi keseluruhan proses bisnis. Untuk lebih jelas, silahkan Anda pelajari “Bisnis Proses Canvas” yang dikenalkan oleh PPM management dalam bentuk buku yang luar biasa.

 

Ragam Value proposition

Paling tidak ada sebelas bentuk vakue proposition. Meskipun demikian secara garis besar kita bisa golongkan menjadi 2 besar value proposition, yaitu Kuantitatif dan Kualitataif. Contoh value proposition kuantitaitf adalah : harga murah dan kecepatan pelayanan. Contoh VP kualitatif adalah rasa relaks, rasa kenyang, rasa senang, rasa bangga, status dan sebagainya.

Kesebelas Value Proposition yang disampaikan oleh Alexander Osterwalder dan Yves Pigneur tersebut adalah : Newness (kebaruan) Performance (kinerja), Customization, Getting the job done (penyelesaian pekerjaan), Design (desain), Brand/Status (merek/status), Price (harga), Cost Reduction (pengurangan biaya), Risk Reduction (pengurangan resiko), Accessibility (akses), dan convenience / usability (kenyamanan / kemudahan penggunaan)

Newness
Propossi nilai kebaruan, adalah proposisi nilai yang sebelumnya tidak pernah ditawarkan oleh perusahaan manapun. Ketika pertama kali meminum teh dalam kemasan botol diperkenalkan, perusahaan menawarkan nilai yang benar-benar baru bagi pelanggannya. Semua orang di Indonesia kalau hendak menikmati teh harus duduk dirumah atau di restoran dan sejenisnya. Kalaupun hendak menikmatinya di perjalanan, harus membawa sendiri dari rumah. Dengan adanya kemasan dalam botol yang didistribusikan secara luas, maka minuman teh bisa dinikmati secara instan

Performance
Umumnya, untuk menciptaka nilai, perusahaan harus melakukan peningkatan kinerja produk . jasanya. Produsen motor , akan menambah nilai dengan cara menambah kapasitas mesin, sehingga motor bisa berlari lebih cepat. Contoh lain adalah produsen prosesor computer. Peningkatan kemampuan prosesor computer bisa menjadi nilai bagi pengguna computer untuk mengolah data atau grafis secara lebih cepat dan akurat

Customization
Customization adalah produk atau jasa yang disesuaikan dengan kebutuhan individual pelanggan. Kita ambil contoh produk sepeda motor kembali. Motor modifikasi adalah contoh produk yang disesuaikan dengan kebutuhan dan keinginan pelanggan. Sekarang dikembangakn konsep mass customization, yaitu bentuk penyesuaian kebutuhan individual tetapi bisa digunakan secara masal. Sebagi contoh adalah produk sepeda motor matic yang ditujukan untuk pelanggan perempuan

Getting the job done
Nilai dapat diciptakan hanya dengan membantu pelanggan melakukan pekerjaan tetrtentu. Sebagai contoh adalah jasa yang diberikan oleh advertising agency. Mereka akan merancang dan membuat iklan utnuk membantu perusahaan menjalankan fungsi promosinya. Dengan bantuan advertising agency, suatu perusahaan dapat lebih berkonsentrasi menjalankan strategy promosi

Design
Suatu produk . jasa dapat unggul di pasar bisa jadi karena designnya. Contoh paling mudah adalah dunia fashion/ suatu rancangan pakaian akan menentukan keberhasilan atau kegagalan di pasar. Rancangan yang sesuai dengan kebutuhan dan selera pasar, akan sukses. Sebaliknya design pakaian yang tidak sesuai dengan kebutuhsn dan selera pasar, akan gagal di pasar

Brand/Status
Perusahaan dapat memberikan nilai kepada pelanggan dengan cara member status. Status sosial ekonomi seseorang dpaat dilihat dari merek mobil yang dikendarai. Demikian pula, seseorang yang menginap di hotel bintang lima berbeda status social ekonominya dengan merekan yang menginap di hotel bintang tiga. Pelanggan starbuck berbeda status sosial ekonominya dengan pelanggan warung kopi, meskipun sama-sama minum kopi. Perusahaan dapat mendesign value proposition utnuk memenuhi kebutuhan pengakuan status pelanggan.

Harga
Pada segmen pasar yang sensitive terhadap harga, harga yang rendah untuk produk / jasa akan memeberikan nilai tersendiri. RIM mengeluarkan blackberry dengan harga dibawah 2 juta rupiah merupakan upaya untuk memberikan nilai tambah dari aspek harga. Jenis telpon ini mejadi alternative bagi segmen kelas bawah yang membutuhkan alat komunikasi mobile

Cost Reduction
Perusahaan dapat member nilai kepada pelanggan berupa pengurangan biaya dari aktivitas yang dilakukan pelanggan. Sebagai contpoh adalah perusahaan perangkat lunak akutansi, CRM, atau payroll akan sangat membantu penggunanya menghemat biaya maupun tenaga perusahaan dalam menjalankan aktivitasnya. Perusahaan – perusahaan jasa konsultasi managemen juga menawarkan system yang sasaran akhirnya alalah mengurangi biaya operasional perusahaan

Risk Reduction
Perusahaan dapat member nilai untuk pelanggannya dengan cara mengurangi resiko yang dihadapi pelanggan. Praktik umum yang dilakukan para produsen adalah memberikan garansi dalam bentuk perbaikan atas kerusakan. Produsen mobil atau barang elektronik menawarkan nilai kepada pelanggannya. Jenis perusahaan yang memberikan nilai tambah khusus pengurangan resiko adalah perusahaan-perusahaan asuransi

Accessibility
Cara lain memberikan nilai untuk pelanggan adalah memberikan akses kepada pelanggan yang semula tidak bisa mendapatkan jasa / produk. Di Indonesia kita harus bisa melihat peran perusahaan pembiayaan sepeda motor dan mobil. Dengan bantuan perusahaan pembiayaan, warga masyarakat yang secara ekonomi tidak bisa membeli sepeda motor atau mobil, sekarang bisa membelinya

Convenience/usability
Perusahaan dapat menciptakan nilai untuk pelanggannya dengan cara mebuat mereka dapat melakukan aktivitas menjadi lebih nyaman. Industri penerbitan, baik media maupun buku di Indonesia sekarang sedang berada lama transisi menuju penerbitan digital. Bagi pembaca generasi muda, bacaan yang dapat diakses secara mudah melalui jaringan internet dan dapat dibaca pada perangkat alat baca buku elektronik akan memebrikan kenyamanan dan kepraktisan. Dalam satu alat baca elektronik, sesorang dapat menyimpan ratusan buku yang dapat diakses dengan mudah dimana saja. Kapan saja.

 

Contoh Kasus : 7-eleven

Pengembangan value proposistion di industry retell consumer good dapat diamati melalui perkembangan took-toko ritel seperti Indomaret dan Afamart. Mereka bersaing melalui harga, kelengkapan barang yang dijual dan aksesibilitas. Persaingan aksesibilitas diantara keduanya, tercermin pada keberadaan gerai mereka disetiap tempat sehingga dapat dikatakan di mana ada Indomaret disitu ada alfamart dan sebaliknya. Ketiga value proposition utama tadi (harga, kelengkapan barang dan aksesbilitas) mampu merebut para pembeli toko-toko kelontong kecil (tradisional) pindah ke minimarket ini

Perkembangan daya belli masyarakat yang terus meningkat menyebabkan pasar minimarket berkembang cukup pesat di kota-kota besar hingga ke kota kecamatan di daerah – daerah. Sangat menarik, di tengah persaingan dua minimarket tersebut muncul 7-eleven. 7-eleven sebenarnya bukanlah minimarket, melainkan convenience store. Convenience store adalah took-toko kecil yang menyediakan kebutuhan sehari-hari seperti makanan ringan, minuman ringan, rokok, mengambil uang atau melakukan transfer. Makanan yang disajikan bisa langsung dikonsumsi ditempat, sehingga convenience store juga menyediakan tempat untuk makan. Umumnya convenience store buka 24 jam. Perbedaan nyata dengan took atau minimarket adalah convenience store menyediakan barang untuk dikonsumsi segera. Bukan untuk disimpan di rumah. Jadi, convenience store merupakan suatu konsep bisnis yang berbeda meskipun produk yang dijual relatif sama dengan toko ritel lain.

Bagi masyarakat Indonesia, konsep bisnis 7-eleven memberikan pengalaman baru, 7-eleven tidak sekedar menjual barang/produk dengan value proposition memenuhi kebutuhan sehari-hari, harga murah, mudah dijangkau, tetapi juga sebagai tempat ngobrol.

Gaya hidup yang ditawarkan sesuai dengan trend perkembangan lingkungan LOHAS (lifestyle of health and sustainability), sehingga gerai mereka lebih mempromosikan produk-produk makanan yang lebih sehat (lighter and healthy food)

Value proposition yang diajukan 7-eleven adalah accessibity, newness, dan convenience. Akses diwujudkan dalam bentuk beroperasi melayani pelanggan terus menerus tanpa henti, 24 jam, sepanjang minggu, bulan dan sepanjang tahun. Accessibility ini juga diwujudkan dalam bentuk membuka akses kaum muda berkantong tipis untuk bisa nongkrong. Bagi kawula muda muda berkantong tipis ini, tertutup aksesnya untuk nongkron di kafe yang biayanya umumnya relative mahal

Newness. Dalam hal ini diwujudkan dengan memunculkan konsep convenience store. Di sini pengunjung bisa menikmati makanan cepat saji yang masih segar. Bukan hanya itu, pengunjung memiliki pengalaman dapat memasak sendiri makanan yang dipesannya

Convenience. 7-eleven juga menawarkan value proposition berupa kemudahan penggunaan dan kenyamanan, diwujudkan dalam bentuk penyediaan makanand an minuman yang dapat dinikmati secara langsung di gerai dengan menyediakan fasilitas alat pemanas makanan dan minuman. Hal ini membuat 7-eleven menjadi tempat nongkrong bagi sebagian pelanggannya (khususnya kawula muda). Customer segmen ini akan meningkatkan recurring revenue di komponen revenue stream dalam Bisnis proses perusahaan

Berikut beberapa contoh Value Proposition, perusahaan di Indonesia :

7-Eleven

  • Pusat makanan minuman Ringan
  • Pusat makana siap saji
  • Tempat Nongkrong
  • Lokasi mudah dijangkau
  • Open 24 jam

Adira Finance

  • Accessibility : Kemudahan kepemilikan kendaraan bermotor
  • Status : Termasuk golongan orang yang mampu

XL

  • Harga rendah volume tinggi
  • Mudah, fleksible, nyaman
  • Banyak gratisnya

Kartu Kredit Mandiri

  • Kemudahan pembayaran dalam perjalanan
  • Gengsi
  • Privilege

Jasa Marga

  • Perjalanan lebih cepat (pengguna jalan tol)
  • Tempat usaha yang menguntungkan (penyewa lahan / property)

Air Asia

  • Harga tiket yang murah
  • Pembelian tiket 24 jam
  • Total bangun Persada
  • Menghasilkan gedung yang berkualitas
  • Tepat waktu penggunaannya
  • Biaya sesuai dengan anggaran

Garuda Indonesia

  • Banyak pilihan penerbangan (jadwal dan route)
  • Tepat waktu
  • Ekslusif, berkelas
  • Program GFF
  • Executive lounge
  • Mahal

Lion Air

  • Banyak pilihan penerbangan (jadwal & route)
  • Minimallis, tidak ada snack / minum
  • Murah

Air Asia Indonesia

  • Banyak pilihan penerbangan (jadwal & route)
  • Minimalis, tidak ada snack / minum
  • Layanan on-line via internet
  • Eksklusif murah

 

Bagaimana Value proposition produk anda??? semoga artikel ini bisa membantu untuk Anda mereview Value proposition produk anda saat ini, sehingga benar-benar menjadi alasan bagi pelanggan untuk menggunakan produk Anda bukan produk pesaing


Cara-Menentukan-Target-Pasar-dengan-Tepat-1200x795.jpg
09/Jul/2021

Pengertian Segmentasi Pasar
Segmentasi pasar (Market segmentation) adalah mengidentifikasi dan memilih–milih kelompok pembeli yang berbeda–beda yang mungkin meminta produk dan atau bauran pemasaran yang tersendiri.

 

Jenis-jenis Segmentasi Pasar Konsumen
Segmentasi pasar dapat dikelompokkan menjadi beberapa jenis, yaitu:

  • Segmentasi georgrafis, yaitu pembagian pasar yang dilakukan perusahaan berdasarkan wilayah geografis seperti negara, negara bagian, provinsi, atau lingkungan rumah tangga.
  • Segmentasi demografis, yaitu pembagian pasar yang dilakukan perusahaan menjadi kelompok–kelompok berdasarkan variabel–variabel demografis seperti usia, ukuran keluarga, siklus hidup keluarga, jenis kelamin, penghasilan, pekerjaan, pendidikan, agama, ras, generasi, kewarganegaraan dan kelas sosial.
  • Segmentasi psikografis, yaitu pembagian pasar yang dilakukan perusahaan berdasarkan gaya hidup atau kepribadian akan nilai.
  • Segmentasi perilaku, yaitu pembagian pasar yang dilakukan perusahaan berdasarkan pengetahuan, sikap, pemakaian, atau tanggapan konsumen terhadap suatu produk.

Prosedur atau Cara Penentuan Segmentasi Pasar

Segmentasi pasar tersebut sangat penting dan berpengaruh besar terhadap keberhasilan pemasaran produk. Semakin akurat segmentasi pasar, maka semakin besar peluang kesuksesan bisnis yang dijalankan perusahaan.
Terdapat tiga langkah dalam menentukan segmentasi pasar agar target yang diinginkan sesuai, yaitu sebagai berikut:

1. Tahapan Survei

Perusahaan mengadakan wawancara kepada konsumennya untuk mendapatkan penjelasan terkait dengan kebutuhan dan keinginan mereka Selain itu, bagian produksi perlu mengadakan focus group discussion (FGD) untuk mendapatkan pemahaman atas motivasi, sikap, dan perilaku konsumen.

Beberapa hal yang perlu dipersiapkan untuk tahapan survei ini adalah:

  • Kuesioner, yang digunakan untuk mengumpulkan data;
  • Brand awareness atau kesadaran merek;
  • Cara pemakaian produk;
  • Media grafis responden.

2. Tahapan Analisis

Perusahaan menganalisis infromasi yang telah didapatkan pada tahapan sebelumnya. Terdapat dua analisis yang harus dikerjakan, yaitu

  • Analisis faktor, yaitu untuk mencari variabel-variabel mana yang berkorelasi tinggi;
  • Analisis cluster, yaitu untuk menciptakan atau mengetahui masing-masing kelompok-kelompok pasar yang memiliki perbedaan karakteristik.

3. Tahap Pembentukan

Masing-masing kelompok segmentasi pasar tersebut dibentuk berdasarkan perbedaan sikap, perilaku, demografis, dan psikografis. Masing–masing segmen pasar dapat diberi nama bedasarkan sifat-sifat dominannya.

Segmen pasar dapat dibagi kedalam enam segmen pasar berdasarkan reaksi pasar, yaitu:

  • Konsumen yang pasif dan senang tinggal dirumah;
  • Konsumen yang aktif dan gemar berolah raga;
  • Konsumen yang berkecukupan dan mempunyai kontrol diri dalam membelanjakan uangnya;
  • Konsumen pendukung kebudayaan;
  • Konsumen yang aktif dan senang tinggal dirumah; dan
  • Konsumen yang aktif mengikuti kegiatan bermasyarakat.

Syarat Segmentasi Pasar Yang Efektif

Segmentasi pasar penting dilakukan agar perusahaan mampu memasarkan produknya secara tepat sasaran. Jika perusahaan melakukan segmentasi pasar yang tepat, secara tidak langsung perusahaan turut dapat meningkatkan efektivitas pemasaran produk perusahaan.

Tidak semua pelaksanaan penentuan segmentasi pasar itu bermanfaat, untuk itu agar efektif, segmentasi pasar harus memenuhi syarat sebagai berikut:

  • Dapat diukur, yaitu daya beli masyarakat dan profil segmen dapat diukur.
  • Besar, yaitu segmen atau ceruk pasar cukup besar sehingga cukup menguntungkan dengan program pemasaran yang akan dirancang perusahaan.
  • Dapat diakses, yaitu segmen pasar dapat dijangkau oleh perusahaan secara efektif.
  • Dapat dibedakan, yaitu segmen–segmen secara konseptual dapat dikategorikan dan memiliki marketing mix (bauran pemasaran) yang berbeda.
  • Dapat diambil tindakan, yaitu program–program pemasaran cukup efektif dan dapat dirumuskan untuk menarik dan melayani segmen–segmen tersebut.

Cara Memilih Strategi Segmentasi Pasar yang Cocok

Dalam menjalankan usahanya, perusahaan dapat mempertimbangkan lima pilihan pola strategi segmentasi pasar yang cocok, yaitu :

1. Konsentrasi Segmen Tunggal

Perusahaan dapat memilih sebuah segmen pasar tunggal tentunya dengan kelebihan dan kekurangan yang akan didapatkan.

Adapun kelebihan dari segmen pasar tunggal yaitu:

  • Melalui pemasaran yang terkonsentrasi pada segmen tunggal, perusahaan akan lebih terfokus pada kebutuhan segmen tersebut dan memiliki posisi pasar yang kuat di segmen tersebut.
  • Perusahaan dapat menghemat biaya operasional karena adanya spesialisasi produksi, distribusi dan promosinya.
    Jika perusahaan tersebut menjadi pemimpin di segmen tersebut, perusahaan dapat menghasilkan tingkat pengembalian investasi yang tinggi.
  • Sementara itu, kekurangan dari segmen pasar tunggal yang diambil perusahaan adalah ketika segolongan konsumen mendadak berhenti membeli atau adanya pesaing yang masuk dan menyerang segmen tersebut, maka penghasilan perusahaan yang memproduksi produk tersebut menurun tajam. Dengan kekurangan ini, banyak perusahaan lebih suka beroperasi untuk menjangkau segmen pasar di lebih dari satu segmen.

2. Spesialisasi Selektif

Pada pola strategi ini perusahaan memilih sejumlah segmen, di mana secara objektif masing–masing segmen tersebut menarik dan memadai. Strategi cakupan multi–segmen dalam spesialiasi selektif ini memiliki keuntungan pendiversifikasian risiko usaha yang masing-masing berpotensi untuk menghasilkan uang/pendapatan.

3. Spesialisasi Produk

Perusahaan berkonsentrasi untuk menghasilkan produk tertentu yang dijual ke beberapa segmen pasar. Melalui strategi spesialisasi produk ini, perusahaan akan dapat membangun reputasi yang kuat di bidang produk tertentu. Namun, kekurangannya adalah produk tertentu tersebut mungkin saja akan tergantikan oleh produk yang sejenis yang lebih canggih.

4. Spesialisasi Pasar

Pada pola strategi ini perusahaan akan berkonsentrasi untuk menyediakan berbagai kebutuhan dari suatu kelompok pelanggan tertentu. Melalui strategi spesialisasi pasar ini, perusahaan akan mendapatkan reputasi yang kuat karena mengkhususkan diri dalam melayani kelompok pelanggan itu dan menjadi saluran pemasaran bagi semua produk baru yang mungkin digunakan oleh kelompok pelanggan ini.

5. Cakupan Seluruh Pasar

Perusahaan berusaha menghasilkan berbagai macam produk yang dapat digunakan untuk seluruh kelompok pelanggan dengan menyediakan semua produk yang mungkin mereka butuhkan. Biasanya strategi ini hanya dilakukan oleh perusahaan yang sangat besar karena mmebutuhkan modal yang besar.

Itulah ulasan mengenai apa yang dimaksud segmentasi pasar. Untuk melakukan pemasaran yang efektif, perusahan harus memahami kebutuhan dan keinginan konsumennya. Sebuah perusahaan perlu melakukan segmentasi pasar guna untuk dapat menyediakan kebutuhan dan keinginan konsumennya yang bervariasi.




Hubungi Kami


Call us

081231133033


Visit us anytime

Karang Rejo sawah 2 No 29, Surabaya


Kirim Email

hai.markbro@gmail.com



About us

Markbro adalah jasa pelayanan design, video, pengelolaan Media sosial dan pembuatan website.


Subscribe


Sign up untuk dapatkan info dari Markbro.




    Social networks


    Facebook

    www.facebook.com/haimarkbro


    Twitter

    #Haimarkbro


    Instagram

    www.instagram.com/haimarkbro



    Hubungi kami


    Telpon Kami

    081231133033


    Kunjungi kami

    Karang Rejo sawah 2 No 29, Surabaya


    Kirim kami Email

    Hai.markbro@gmail.com



    Instagram Feed




    Subscribe


    Sign up untuk mendapatkan info dari MarkBro.




      Social networks


      Facebook

      www.facebook.com/hai.markbro


      Twitter

      #markbro


      Instagram

      www.instagram.com/haimarkbro