fbpx
Sekilas Info

Info Bermanfaat

Informasi bermanfaat untuk bisnis anda, jangan lupa follow IG kita untuk mendapatkan info tentang bisnis dan marketing

18/Oct/2021

Pengertian Modal Usaha

Modal usaha adalah uang yang dipakai sebagai pokok (induk) untuk berdagang, melepas uang dan sebagainya atau modal adalah harta benda (uang, barang dan sebagainya) yang dapat dipergunakan untuk menghasilkan sesuatu untuk menambah kekayaan.

Jenis – Jenis Modal Usaha

1. Modal Investasi

Modal ini adalah modal awal untuk membuka usaha dan sifatnya jangka panjang. Modal inilah yang dipakai untuk misalnya, menyewa toko, kendaraan, komputer, KKB dan lain-lain. Modal ini jumlahnya besar, namun nilainya akan menyusut dari tahun ke tahun.

2. Modal Kerja

Untuk pengertian dari modal kerja sendiri adalah modal yang kamu gunakan untuk membiayain kegiatan usaha. Disebut juga dengan modal produksi, modal ini sangat penting untuk memproduksi atau membeli barang usaha. Biasanya modal ini sifatnya jangka pendek dan berfungsi sebagai modal untuk berjaga-jaga untuk berbagai variable yang mungkin terjadi pada suatu usaha.

3. Modal Operasional

Modal operasional adalah modal yang dibutuhkan secara rutin untuk mendukung kegiatan produksi. Contoh dari Modal operasional antara lain seperti pembayaran listrik, air dan beragam keperluan yang penting untuk manjalankan usaha.

Cara Mendapatkan Modal Usaha

a. Pinjaman Koperasi
Koperasi menjadi alternatif meminjam lain dari pengusaha. Umumnya Koperasi Simpan Pinjam (KSP).
Meminjam duit di koperasi, bunganya lebih rendah dibanding bunga kredit bank. Lebih menguntungkan lagi kalau jadi anggota koperasi tersebut, kamu dapat Sisa Hasil Usaha (SHU) yang bisa mengurangi bunga pinjaman.

b. Tabungan Mandiri
Umumnya, orang memang menabung dengan tujuan tertentu seperti untuk dana pensiun, membeli rumah, membeli mobil, pendidikan anak, ataupun untuk kebutuhan di beberapa tahun ke depan.

Jika memang sudah memiliki konsep yang cukup matang untuk membuat sebuah usaha, tidak ada salahnya mengalihkan simpanan tersebut sebagai modal usaha.

c. Ikut Program Pendukung UKM
Cara selanjutnya untuk mendapatkan modal usaha adalah dengan mengikuti program pendukung Usaha Kecil Menengah (UKM) yang ditawarkan oleh berbagai lembaga.

Banyak lembaga pemerintah maupun swasta yang peduli dengan usaha kecil dan menawarkan pinjaman modal usaha. Kebanyakan program tidak hanya membagikan modal usaha saja, tetapi juga melakukan pelatihan dan pendampingan di awal usaha kita dirintis.

d. Mendapatkan Modal dari Pinjaman Bank

baca juga : informasi tentang mp asi bunda wajib tau


cowomen-hz-6prUpVss-unsplash-1200x800.jpg
12/Oct/2021

1. Selalu Update

Perkembangan dalam dunia digital memang sangat cepat dan sering tidak terpikirkan sebelumnya. Satu-satunya cara menghadapi kondisi ini ialah dengan senantiasa memperbarui informasi dan tren terkini dari waktu ke waktu atau selalu update.
Hal-hal yang perlu Anda update secara berkala diantaranya tren dunia dan negara hari ini, teknik media digital terbaru, strategi teranyar yang dilakukan perusahaan ternama, dan lain sebagainya. Intinya semua hal yang bisa menunjang segala aktivitas pemasaran digital yang tengah Anda lakukan.

2.Pahami Target Audiens

Sebuah perusahaan bisa dengan mudah menentukan target audiens, namun belum tentu bisa memahami audiens. Nah agar kamu bisa memahami target audiens tersebut, kamu harus benar-benar terlibat secara langsung dengan pelanggan agar bisa memahami apa keinginan para pelanggan. Dengan keterlibatan tersebut merupakan salah satu bagian penting dalam praktek digital marketing untuk menghasilkan bisnis yang sukses.

3.Buat Konten yang Berkualitas

Kamu harus mampu menghasilkan konten yang menarik perhatian audience dan tertarik menggunakan produk atau jasa kamu. Seharusnya setelah mengenali target audience akan mempermudah kamu dalam membuat konten.

4.Memahami Cara Kerja Seluruh Jejaring Sosial

Sangat penting untuk Anda pahami bahwa prospek bisnis Anda adalah secara online. Apakah target demografik Anda akan berada di Facebook atau LinkedIn? Dengan seluruh jejaring sosial di dunia maya, terlihat sedikit tidak mungkin untuk masuk ke dalam seluruh media sosial yang ada. Oleh sebab itu, pikirkanlah terlebih dahulu platform mana yang paling sesuai dengan profil perusahaan Anda berdasarkan rating pelanggan yang paling sering berinteraksi dengan perusahaan Anda.

5.mengikuti Workshop

Hal terakhir  untuk sukses menjalankan teknik digital marketing adalah dengan mengikuti berbagai kegiatan workshop. Dengan mengikuti workshop tentang digital marketing, kamu akan memahami dan mengenal lebih jauh tentang digital marketing yang baik seperti apa dan bagaimana bisa membuat kampanye digital yang bisa menarik para pelanggan sebelum kamu terjun langsung melakukan prakteknya.

Baca Juga: Dry Eyes (Sindrom Mata Kering)


ant-rozetsky-HXOllTSwrpM-unsplash-1200x675.jpg
06/Oct/2021

Kegagalan dalam bisnis adalah salah satu hal yang paling ditakuti oleh pelaku bisnis.
Kemauan dan kemampuan untuk mengambil resiko merupakan salah satu hal utama
yang harus dipertimbangkan sebelum memulai bisnis.Hampir semua pebisnis mengalami kegagalan dalam berbisnis
bahkan pebisnis top sekelas Bill Gates dan Jeff Bezos pun pernah gagal dalam berbisnis.

Sebagai pemilik bisnis ada beberapa hal yang harus diperhatikan agar bisnisnya tetap bertahan,
Berikut beberapa kesalahan penyebab bisnis gagal.

Baca Juga: Apa Saja Peluang Bisnis Setelah Pandemi Berakhir?

1.Gagal Dalam Perencanaan

Dalam menjalankan bisnis, perencanaan adalah hal penting yang harus dilakukan pertama kali.
Banyak sekali pebisnis yang ingin sukses namun karena hanya bermodalkan ide bisnis kreatif,
bisnis yang mereka bangun kandas di tengah jalan karena tidak memiliki rencana.Dengan adanya rencana bisnis(Business Plan) akan membuat Anda lebih fokus dan terarah saat menjalankan bisnis.
Dengan begitu, tujuan Anda merintis bisnis akan tercapai sesuai target yang telah ditetapkan.

Komponen perencanaan bisnis bisa mencakup:

  • Deskripsi bisnis, visi, tujuan, dan kunci keberhasilan
  • Kebutuhan tenaga kerja
  • Solusi dan masalah potensial
  • Keuangan, alat modal, neraca keuangan, laporan laba-rugi, analisa aliran dana, penjualan, dan
    perkiraan pengeluaran.
  • Analisa kompetisi
  • Pemasaran, iklan, dan aktivitas promosi
  • Budgeting dan pertumbuhan manajemen perusahaan.

2.Manajemen Bisnis yang Kurang Baik

Banyak kegagalan bisnis berakar pada manajeman yang buruk.Para pemilik bisnis yang masih baru sering kali kurang memiliki keahlian dan manajemen bisnis di bidang seperti keuangan, penjualan, produksi, dan perekrutan dan pengaturan pegawai.
Kecuali mereka menyadari langkah keliru yang ditempuh dan mencari bantuan, pemilik bisnis bisa segera berhadapan dengan ancaman kegagalan.

3.Lokasi yang Kurang Memadai

lokasi yang strategis adalah faktor yang menentukan kesuksesan bisnis.lokasi yang kurang strategis dapat mengakibatkan perusahaan sukar beroperasi karena kurang efisien.

Beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan:

  • Lokasi pesaing
  • Dimana pelanggan berada
  • Lalu-lintas, aksesibilitas, parkir
  • Kondisi dan keamanan gedung
  • Program insentif lokal untuk bisnis startup di area yang ditargetkan
  • Penerimaan pada bisnis baru di lokasi yang prosepektif.

4.Tidak Memiliki Nilai Jual Unik

Nilai sangatlah penting dibentuk untuk dapat menarik dan membandingkan produk kita dengan produk para kompetitor kita.Nilai bukan hanya berupa perhitungan angka, nilai juga dapat berupa tatapan pertama pada sebuah produk.
Saat kita ingin memberikan nilai tambah pada produk yang kita ciptakan dan kita jual,
kita harus tahu terlebih dahulu apa yang membuat produk kita pantas mendapatkan nilai tambah lebih dari yang lain.

Baca Juga: Pentingnya Kenali Target Pasar Untuk Bisnis Anda!

5.Tidak Memenuhi Kebutuhan Pelanggan

Memperhatikan Kebutuhan Konsumen Itu Penting untuk Kesuksesan Bisnis,Kesuksesan suatu bisnis tergantung pada jumlah konsumen.
Dengan konsumen yang banyak, maka angka penjualan akan terdongkrak secara otomatis, keuntungan menjadi maksimal, dan bisnis dapat melakukan ekspansi.
Bisnis Anda akan gagal bila Anda mengabaikan interaksi dengan pelanggan dan memahami apa yang mereka butuhkan dan feedback yang mereka berikan.


06/Oct/2021

Perkembangan teknologi sangat berdampak pada perubahan perilaku konsumen. Di Indonesia pengguna internet dari tahun ke tahun semakin meningkat. Menurut survei APJII (Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia), pada 2018 terdapat 171,17 juta jiwa yang menggunakan internet angkanya, naik 10.12% dari tahun sebelumnya. Dari angka tersebut, 96% pengguna internet Indonesia pernah menggunakan internet untuk mencari produk/layanan untuk dibeli secara online.

Tentunya hal ini adalah peluang yang sangat besar bagi pengusaha bukan? Apakah sahabat UKM sudah mulai menggunakan penjualan secara online? Jika belum, saatnya memulai memanfaatkan digital marketing dan bagi yang sudah menggunakan saluran pemasaran digital. Sudah efektifkah media yang digunakan saat ini? Sejauh mana media digital ini dapat meningkatkan penjualan sahabat UKM? Yuk kita bahas apa saja yang bisa dilakukan untuk meningkatkan penjualan dengan digital marketing.

Tujuan dan Jenis-Jenis Digital Marketing

1. Tujuan Digital Marketing

Sebagian besar digital marketing memiliki sasaran untuk mencapai berbagai tujuan, seperti:

  • Meningkatkan pangsa pasar.
  • Meningkatkan jumlah komentar pada sebuah blog atau website.
  • Meningkatkan pendapatan penjualan.
  • Mengurangi biaya, misalnya biaya distribusi atau promosi.
  • Mencapai tujuan merek, seperti meningkatkan kesadaran merek.
  • Meningkatkan ukuran database.
  • Mencapai tujuan Customer Relationship Management, seperti meningkatkan kepuasan pelanggan, frekuensi pembelian, atau tingkat referensi pelanggan.
  • Memperbaiki manajemen rantai suplai, seperti dengan meningkatkan koordinasi anggota, menambahkan mitra, atau mengoptimalkan tingkat persediaan.

2. Jenis-Jenis Digital Marketing

Ada beberapa jenis-jenis digital marketing yang harus kamu ketahui di antaranya:

Push digital marketing

Jenis digital marketing yang satu ini mengacu pada berbagai upaya mempromosikan produk atau jasa tanpa persetujuan awal dari calon konsumen. Beberapa strategi marketing yang masuk kategori ini adalah pembuatan blog, website, beriklan di berbagai website, pengiriman email promosi ke email konsumen dan pengiriman SMS berisi promosi produk ke nomor ponsel orang-orang.

Pull digital marketing

Tidak seperti jenis push digital marketing di mana calon konsumen berada pada sisi pasif atau hanya sebagai penerima, jenis pull digital marketing mengacu pada keaktifan calon konsumen dalam mencari informasi mengenai produk atau jasa yang mereka butuhkan. Para konsumen mencari informasi ini melalui website atau blog yang menyediakan informasi yang mereka cari.

3. Manfaat Digital Marketing

Ada pun manfaat digital marketing, yaitu:

  • Menghubungkan dengan konsumen di Internet.
  • Menghasilkan penjualan yang tinggi.
  • Mengaktifkan layanan pelanggan real-time.
  • Menghubungkan pelaku dengan konsumen yang menggunakan perangkat mobile.
  • Membantu menghasilkan pendapatan tinggi.
  • Menjaga posisi terhadap pesaing.
  • Membantu bersaing dengan perusahaan besar.
  • Mempersiapkan untuk era internet of things.

 4. Langkah Memulai Digital Marketing

Ada beberapa langkah memulai digital marketing yang harus kamu ketahui .di antaranya:

  • Membuat website dengan konsep dan desain yang tepat.
  • Mebuat content website yang sesuai dengan target pemasaran.
  • Membangun aset sosial media.
  • Membuat content marketing untuk website dan sosial media.
  • Menerapkan SEO untuk website.
  • Menggunakan iklan Google atau Facebook.
  • Membangun aset video content seperti Youtube.
  • Selalu belajar dari ahlinya dan mempraktikan.

5. Memanfaatkan Social Media Marketing

Anda dapat melakukan berbagai macam langkah promosi melalui platform media sosial, seperti Facebook, Instagram, Twitter dan Linkedln, dan lainnya. Namun sebagai langkah awal, mulailah terlebih dahulu dengan mempelajari cara kerja tiap media sosial, siapa saja penggunanya, dan bagaimana mereka berinteraksi. Selanjutnya, buatlah konten yang menarik terkait produk dan jasa yang mau Anda tawarkan.

Konten yang dibuat bisa dalam bentuk caption disertai foto produk berkualitas terbaik, video, animasi, infografis, kombinasi video dan captionbanner, dan sebagainya. Lakukan secara rutin untuk memproduksi konten ini sambil terus melakukan pengamatan yang detail di berbagai fitur promosi yang tersedia di masing-masing media sosial.

Nanti sejalan dengan waktu, Anda akan segera tahu mana media sosial yang cocok untuk produk Anda dan bagaimana langkah selanjutnya yang harus Anda lakukan agar strategi promosi yang Anda harapkan bisa berjalan dengan baik. Jangan lupa mengusahakan agar followers atau pertemanan Anda di sosial media terus bertambah sehingga potensi audiens atau calon pelanggan yang melihat postingan Anda dari waktu ke waktu juga semakin banyak.


Apa-itu-Content-Creator-dan-Kenapa-Dibutuhkan-untuk-Promosi-Bisnis-1200x801.jpg
31/Mar/2021

Setiap bisnis perlu melakukan strategi pemasaran yang tepat. Salah satunya dengan membuat content marketing. Sayangnya, membuat konten untuk promosi perlu skill dan pemahaman yang baik. Namun, Anda tak perlu khawatir, dengan bantuan content creator, hal itu dapat dilakukan dengan mudah.

Akan tetapi, tahukah Anda siapa content creator itu? Apa saja keuntungan untuk bekerja sama dengan mereka untuk pengembangan bisnis?

Nah, di artikel ini, Anda akan mengetahui penjelasannya secara tuntas. Langsung saja simak uraiannya berikut ini.

 

Baca Juga Mengapa Storyboard itu Penting?

Apa itu Content Creator?

Sesuai namanya, content creator adalah orang yang berprofesi membuat konten, termasuk konten untuk tujuan promosi bisnis.

Konten yang dihasilkan oleh seorang content creator bisa dalam bentuk artikel, video, ebook, infografik, foto, dan lain lain. Anda bisa menggunakan konten tersebut untuk diposting di beberapa media seperti blog, email, media sosial, YouTube, dan TikTok.

Seorang content creator akan membuat konten sesuai dengan tujuan pembuatan konten. Oleh sebab itu, penting bagi Anda untuk menjelaskan strategi pemasaran yang akan Anda lakukan dan konten yang ingin diciptakan. Katakanlah, Anda ingin meningkatkan brand awareness di media sosial. Jadi, konten yang dibuat sebaiknya sesuai tujuan yaitu berisi berbagai informasi menarik tapi relevan.

Dengan keahlian yang dimiliki, seorang content creator dapat membantu Anda dalam menjalankan strategi digital marketing. Sebab, dengan konten berkualitas yang tepat sasaran akan lebih mudah untuk memasarkan suatu produk.

5 Alasan Content Creator Dibutuhkan untuk Promosi Bisnis

Ada beberapa alasan mengapa Anda membutuhkan content creator untuk keperluan promosi bisnis. Terutama buat Anda yang mengandalkan strategi content marketing. Simak penjelasannya berikut ini!

1. Memudahkan Membuat Konten Menarik

Dalam menjalankan strategi content marketing, Anda membutuhkan konten yang menarik dan berkualitas. Konten juga perlu memenuhi beberapa aspek, seperti SEO, target audiens, dan lainnya. Tak heran, faktanya 65% perusahaan mengatakan kesulitan dalam memproduksi konten yang menarik.

Namun, dengan bantuan peran content creator, Anda dapat memproduksi konten menarik secara konsisten.

2. Membangun Konsistensi Branding

Seorang content creator mampu merealisasikan strategi dalam bentuk karya-karya yang unik dan menarik. Misalnya, dalam penggunaan font, warna, dan tone yang tepat sesuai dengan brand image Anda.

Salah satu contohnya adalah konten promosi jam tangan Rolex. Mereka memposting foto tiga pemain golf tahun 1967 yang menjadi partner sponsornya. Di tengah gempuran hal-hal yang serba modern, mereka memilih tetap mempertahankan citra klasiknya.

Di postingan foto lainnya, foto memiliki kesan simple dan minimalis.Mereka juga menghindari kesan gaya yang terlalu modern untuk mempertahankan brand image yang mereka miliki.

Dari situ, seorang content creator sangat berperan penting untuk menciptakan dan mempertahankan branding yang dimiliki sebuah bisnis.

3. Membantu Anda Tampil sebagai Expert

Konten yang relevan dan bermanfaat dapat membantu pelanggan mengenal Anda sebagai ahli di bidangnya. Dengan konten-konten tersebut, bisnis Anda pun semakin dipercaya oleh pelanggan.

Dalam hal ini, peran content creator akan sangat membantu Anda menciptakan konten yang sesuai dengan kebutuhan pelanggan.

Tak hanya itu, mereka juga dapat membantu Anda untuk menanggapi atau menjawab pertanyaan dan ulasan pelanggan pada channel marketing Anda dengan tepat.

4. Mengelola dan Membuat Strategi Konten

Membangun konten yang konsisten membutuhkan strategi dan perencanaan yang tepat. Ada beberapa langkah dalam membangun konten yang baik.

Anda perlu mengetahui siapa target pasar Anda, apa kebutuhan target pasar Anda, serta kapan mempublish konten tertentu. Sebagai contoh, target pasar Anda seorang pemula yang ingin belajar bisnis online, maka konten perlu dibuat mudah dipahami dan dipelajari.

Nah, content creator dapat memudahkan Anda dalam melakukan proses ini. Anda jadi mudah mencapai tujuan pemasaran karena pembuatan konten sesuai dengan perencanaan yang tepat.

5. Membantu Konten Anda Lebih Mudah Ditemukan

Untuk mencapai tujuan content marketing, Anda membutuhkan beberapa strategi SEO, seperti penggunaan kata kunci, kualitas konten yang baik, dan lainnya. Jadi, selain membuat konten yang menarik, Anda juga perlu menerapkan optimasi SEO pada konten Anda.

Untungnya, peran content creator dapat membantu Anda membuat konten yang tak hanya menarik tetapi juga SEO friendly. Jadi, konten Anda bisa lebih mudah muncul di ranking satu pencarian Google.

5 Kriteria Content Creator yang Baik

Sebelum bekerja sama dengan content creator, Anda perlu mengetahui beberapa kriteria untuk memilih mereka sebagai rekan bisnis yang baik. Simak penjelasannya berikut ini.

1. Memiliki Ide-Ide yang Kreatif

Konten menarik dan orisinil biasanya lahir dari ide-ide kreatif. Tak hanya menarik, konten juga perlu sesuai dengan tujuan bisnis Anda. Dengan begitu promosi konten yang Anda buat bisa sukses sesuai target.

Untuk itu, penting sekali seorang content creator perlu memiliki kreativitas yang baik.

2. Mempunyai Kemampuan Riset yang Baik

Hasil konten yang baik bisa didapatkan melalui banyak cara, salah satunya dengan melakukan riset. Langkah ini akan membuat konten Anda sesuai dengan yang dibutuhkan target pembaca.

Oleh sebab itu, seorang content creator perlu memiliki kemampuan riset yang baik.

Ada banyak cara untuk bisa melakukan riset. Salah satunya melalui tools Google seperti Google Trends, Google Analytics, dan lainnya.

3. Menguasai Tools Pendukung

Skill dan pemahaman yang baik perlu didukung oleh tools pendukung agar hasil karya lebih maksimal. Misalnya, dalam pembuatan video marketing, dibutuhkan penguasaan tools editing video untuk menghasilkan video yang baik.

Seorang content creator setidaknya juga mampu menguasai beberapa tools analytics seperti Google Analytics untuk memantau, mengevaluasi, dan memaksimalkan kinerja konten.

4. Kemampuan Komunikasi Baik

Selain kemampuan membuat konten, seorang content creator juga perlu kemampuan berkomunikasi yang baik. Skill ini penting supaya tidak terjadi miskomunikasi dalam berkoordinasi dengan Anda. Jadi, project yang Anda jalankan bisa berjalan dengan baik.

 

Baca Juga 5+ Cara Membuat Storyboard untuk Video Marketing

5. Memahami SEO

Seorang content creator juga harus memahami teknik SEO supaya strategi content marketing berjalan maksimal. Teknik SEO dapat membantu konten lebih mudah dijangkau oleh banyak orang.

Anda juga perlu memberitahu tujuan bisnis Anda kepada mereka untuk menghasilkan konten sesuai tujuan Anda.


Mengapa-Storyboard-itu-Penting-1200x802.jpg
29/Mar/2021

Membuat storyboard memberikan Anda berbagai manfaat sebagai berikut:

1. Sebagai Acuan Proses Pembuatan Video

Dalam proses pembuatan video, storyboard berfungsi sebagai patokan atau acuan pembuatan. Ibaratnya, inilah skenario proses produksi yang akan dilakukan. Mulai apa saja adegan yang dibutuhkan, sudut pandang pengambilan adegan agar sesuai tujuan, hingga waktu pelaksanaan produksinya.

2. Membuat Proses Produksi Lebih Efisien

Kalau Anda sudah memiliki storyboard, proses pembuatan video bisa jadi lebih efisien. Kenapa? Karena Anda sudah memiliki acuan dalam pembuatan video. Pada praktiknya, Anda jadi bisa menyiapkan apa yang diperlukan untuk berbagai kebutuhan visual yang dibutuhkan.

Misalnya, jika membutuhkan pencahayaan yang natural, itu artinya Anda bisa mengatur pengambilan gambar pada siang hari. Atau, Anda juga bisa menata kamera di sudut tertentu karena itulah angle yang tercatat di storyboard untuk beberapa adegan.

 

Baca Juga 5+ Cara Membuat Storyboard untuk Video Marketing

3. Memudahkan Komunikasi

Storyboard juga sangat diperlukan bagi Anda yang bekerja secara tim. Alasannya, Anda bisa lebih mudah untuk menyampaikan ide-ide Anda ke rekan tim lain. Selain itu, catatan yang detail akan membuat konsep video mudah dipahami.

Bahkan, dengan storyboard, Anda juga bisa sekaligus mengevaluasi konsep video Anda. Jika masih ada yang kurang sempurna, rekan kerja Anda bisa memberi ide tambahan atau mengoreksi ide adegan dalam video tersebut.

Contoh Storyboard untuk Video Marketing yang Sukses

Untuk memberikan gambaran tentang storyboard, kami akan memberikan beberapa contohnya dari beberapa brand ternama berikut ini.

1. B&Q

Salah satu brand yang menggunakan storyboard untuk video marketing adalah B&Q, sebuah brand peralatan dan bahan dekorasi ruangan. Ide ceritanya adalah bagaimana B&Q menawarkan solusi untuk mendekorasi ruangan agar lebih berwarna.

Pada storyboard, direncanakan opening dengan gambar tokoh Zebra dengan background berwarna-warni. Hal ini mampu diwujudkan pada hasil akhir video. Bedanya, dilakukan penyesuaian pada settings yang menggunakan cahaya masuk dari jendela dengan dinding yang memajang beberapa foto.

Pada tahap problem-solution, sang tokoh utama menjelaskan bagaimana rumahnya kurang menarik karena hanya hitam putih. Hal ini digambarkan secara detail di storyboard yang dibuat. Mulai dari pergi ke toko cat hingga proses pengecatan rumah.

2. CandyCrush Saga

Contoh brand lain yang menggunakan storyboard untuk video marketing adalah game Candy Crush. Ide cerita adalah memainkan game dalam kehidupan nyata.

Pada storyboard, dirancang adegan saat tokoh utama bertemu dengan maskot Jelly Queen. Penggambaran maskot pada storyboard tentu memudahkan dalam pengerjaan video. Dalam hal ini, sang maskot akhirnya diwujudkan dalam bentuk animasi.

Selanjutnya, cerita berjalan dimana sang tokoh dan maskot memainkan game di dunia nyata. Itulah inti pesan yang disampaikan.

Pun demikian, hasil akhir video menggunakan beberapa penyesuaian dari ide storyboard. MIsalnya, tokoh utama yang figurnya berbeda dan background CTA yang bukan aerial view tapi landscape dengan fokus sunset.

 

Baca Juga Manfaat Virtual Account untuk Bisnis Toko Online Anda

3. Honda

Video marketing milik Honda ini juga menggunakan storyboard. Konsep video ini sangatlah sederhana, yaitu menampilkan beberapa mobil melintasi tebing dengan background lagu yang sesuai dengan tagline perusahaan tersebut: “The Power of Dream”.

Untuk memastikan pesan tersampaikan dengan baik, storyboard tersebut menampilkan bagaimana susunan lirik dalam lagu tersusun per adegan. Hasilnya, realisasi video di tiap kemunculan lirik bisa lebih terencana dengan baik.

Selain itu detail lain juga ditampilkan lebih rapi, mulai dari warna mobil yang melintasi setiap lirik lagu, latar tempat video, hingga jumlah mobil yang muncul di akhir video.


5-Cara-Membuat-Storyboard-untuk-Video-Marketing-1200x802.jpg
26/Mar/2021

Video marketing 600% lebih efektif untuk promosi produk dibanding pemasaran dengan media teks. Itulah kenapa penting untuk membuat konten video yang menarik. Salah satu caranya, dengan memanfaatkan storyboard.

Dengan storyboard, pembuatan video marketing Anda lebih terencana sehingga lebih efektif untuk meningkatkan penjualan.

Apa itu storyboard dan bagaimana cara membuatnya? Di artikel ini, Anda akan belajar mengenai storyboard secara tuntas berikut berbagai contoh sebagai inspirasi Anda. Penasaran? Yuk, simak penjelasannya berikut ini.

Apa itu Storyboard?

Storyboard adalah outline untuk membuat video. Di dalamnya, Anda akan menyusun gambar yang membentuk rangkaian cerita. Pada masing-masing gambar, Anda bisa menyertakan beberapa keterangan yang lebih detail. Misalnya, sudut kamera, pencahayaan, transisi, dialog dan lainnya.

Secara sederhana, storyboard mirip dengan komik. Namun, jangan salah. Bukan berarti Anda harus pandai menggambar, ya.

Storyboard memang bisa Anda buat secara manual. Gambarnya pun tak perlu bagus. Yang penting, pesan dapat tersampaikan dengan baik. Akan tetapi, saat ini sudah banyak software yang bisa Anda gunakan untuk membuat storyboard seperti Storyboardthat.

Jadi, bisa dikatakan membuat storyboard ini relatif lebih mudah. Namun, Anda tetap harus mengikuti panduan yang benar.

 

Baca Juga Manfaat Virtual Account untuk Bisnis Toko Online Anda

5+ Cara Membuat Storyboard untuk Video Marketing

Bagaimana cara membuat storyboard yang baik? Ini dia tahapannya:

1. Tentukan Ide Video Marketing

Langkah awal membuat storyboard adalah menentukan ide. Temukanlah ide video yang menarik, baik dari cerita atau value yang ditawarkan supaya upaya marketing Anda tak membosankan.

Lalu, bagaimana cara menemukan ide yang menarik? Cobalah jeli melihat keadaan saat ini dan mengambil cerita yang relevan dengan topik yang sedang trending. Misalnya, menjalani kehidupan new normal di tengah wabah Covid-19.

Contohnya, seperti yang dilakukan Gojek. Upaya video marketing mereka berupa sebuah video animasi dengan pesan agar tidak mudik di tengah wabah Covid-19. Konten video ini tentu cukup menarik perhatian audiens mengingat bisnis mereka adalah di bidang transportasi.

Jika sudah mendapatkan ide, tuliskan secara detail video apa yang nantinya akan dibuat.

2. Buat Timeline Video

Setelah menentukan ide, langkah selanjutnya adalah membuat timeline video. Sederhananya, Anda membuat perkiraan durasi dan pembagian waktu dalam video.

Dalam pengaturan timeline, Anda tak perlu memberikan keterangan waktu pada setiap adegan.

Cukup pastikan video marketing Anda memiliki: bagian pembuka, permasalahan, solusi, dan CTA.

  • Pembuka: bagian ini dibuat untuk membangun dan menarik perhatian audiens.
  • Permasalahan: bagian ini menjelaskan konflik dari sebuah cerita. Umumnya, dikaitkan dengan masalah yang dihadapi oleh target audiens.
  • Solusi: bagian ini menampilkan produk atau layanan Anda sebagai solusi permasalahan yang ada.
  • Call to action: bagian ini dibuat untuk mengajak audiens melakukan tindakan yang Anda inginkan, misalnya mengunjungi website, subscribe channel, dan lainnya.

Anda bisa mengatur sendiri timeline video sesuai jenis konten dan tujuan Anda.
Dengan membuat timeline, Anda bisa lebih tepat dalam merencanakan isi konten video marketing tersebut. Jika pesan mudah dipahami, upaya promosi pun bisa berjalan optimal.

3. Siapkan Template Storyboard

Langkah selanjutnya adalah menyiapkan template untuk membuat storyboard. Template storyboard yang baik setidaknya memiliki kolom judul, kolom visual, dan kolom deskripsi. Namun, sesuaikan juga dengan kebutuhan video yang akan Anda buat.

Anda juga bisa menambahkan kolom untuk catatan tentang angle kamera atau setting, detail adegan, dan lainnya. Intinya, tuangkanlah ide-ide yang ada dalam kepala pada sketsa ini.

Langkah yang sama bisa Anda lakukan ketika menggunakan software seperti Canva atau Boords.

4. Gambar Ide Anda

Setelah menyiapkan template storyboard, sekarang saatnya menggambar ide Anda.

Ingin menggunakan cara manual tapi tak bisa menggambar dengan baik? Tenang, Anda bisa menggunakan potongan gambar majalah atau koran. Lalu, tempelkan pada template storyboard yang sudah Anda siapkan.

Kalau menggunakan software, langkahnya lebih intuitif. Anda tinggal memilih gambar sesuai kebutuhan lalu letakkan pada template.

Pilihan gambar pada software storyboard cukup banyak, mulai dari tempat indoor atau outdoor, karakter, hewan, dan gambar lainnya. Setelah selesai, Anda bisa simpan storyboard yang dibuat.

5. Masukkan Detail Adegan

Untuk memastikan storyboard mudah dipahami, tambahkan detail adegan pada tiap gambar. Misalnya nama adegan, dialog, penjelasan adegan. Dengan informasi ini akan lebih mudah bagi Anda ketika proses membuat video atau untuk berdiskusi dengan tim lain.

Jika ingin lebih detail, Anda juga bisa menambahkan penjelasan lain pada setiap thumbnail. Misalnya, ada teks atau deskripsi pada detik atau menit tertentu.

Singkatnya, sesuaikan proses pembuatan storyboard ini dengan kebutuhan Anda. Jika ide video sangat kompleks, berikan informasi lebih rinci.

 

Baca Juga Virtual Account: Pengertian dan Manfaatnya untuk Toko Online Anda

6. Revisi Storyboard

Setelah storyboard siap, tugas Anda belum selesai. Sebab, Anda masih perlu melakukan tahap revisi. Tujuannya, untuk memastikan bahwa semua elemen sudah lengkap.

Jika Anda bekerja dalam sebuah tim, mintalah rekan Anda untuk memeriksa dan memberikan masukan. Tidak hanya pada alur cerita dan keterangan yang diberikan, tapi juga memastikan video yang akan dibuat sesuai dengan tujuan promosi.


Manfaat-Virtual-Account-untuk-Bisnis-Toko-Online-Anda-1200x800.jpg
24/Mar/2021

Bagi awam, virtual account nampak lebih merepotkan dibanding transfer bank manual. Kenyataannya, virtual account justru mempermudah Anda dalam mengelola transaksi bisnis toko online Anda, lho.

Berikut manfaat virtual account untuk bisnis toko online Anda:

 

Baca Juga Virtual Account: Pengertian dan Manfaatnya untuk Toko Online Anda

1. Lebih Praktis

Lewat virtual account, transaksi yang terjadi secara otomatis masuk ke pembukuan Anda. Nomor unik pelanggan dari virtual account membuat Anda mengetahui siapa yang telah melakukan pembayaran. Dengan demikian, Anda dapat menindaklanjuti pesanan pelanggan dengan cepat.

Sementara itu transfer manual mengharuskan pelanggan mengirimkan bukti transfer pada Anda. Tidak sampai situ, Anda juga harus mengkonfirmasi apakah transfer yang dimaksud sudah masuk rekening Anda.

2. Memudahkan Pelanggan Melakukan Pembayaran

Virtual account nyatanya tidak cuma menguntungkan Anda sebagai pemilik bisnis, tapi juga bagi pelanggan, lho. Virtual account memungkinkan pelanggan melakukan pembayaran dari bank mana pun.

Dulu, pelanggan harus meminjam akun orang lain jika rekeningnya berbeda dengan rekening bank penjual untuk menghindari biaya admin. Dengan virtual account, pelanggan bisa melakukan pembayaran di bank apapun dengan mudah. Selain itu, pelanggan tidak perlu repot mengirimkan bukti pembayaran kepada penjual karena transaksi tercatat secara otomatis.

 

Baca Juga Ini Alasannya Mengapa Membuat Mailing List Itu Penting!

3. Lebih Aman

Transaksi bisnis toko online menggunakan virtual account lebih aman dibandingkan transaksi manual. Nomor unik virtual account bisa diatur kadaluarsa setelah transaksi selesai. Hal ini untuk mencegah nomor tersebut disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.


Virtual-Account-Pengertian-dan-Manfaatnya-untuk-Toko-Online-Anda-1200x800.jpg
22/Mar/2021

Geliat ecommerce di Indonesia semakin meningkat setiap tahunnya. Pada tahun 2020 misalnya, transaksi ecommerce di Indonesia mencapai Rp 266,3 triliun. Jumlah ini meningkat dibandingkan tahun 2019 yang menyentuh Rp 205,5 triliun.

Peningkatan ini sejalan dengan semakin banyaknya metode pembayaran yang ditawarkan. Berbagai toko online tidak lagi mengandalkan metode pembayaran tunai dan transfer manual. Perkembangan teknologi memungkinkan toko online menawarkan metode pembayaran yang lebih mudah dan efisien. Virtual account adalah salah satunya.

Artikel ini akan membahas tentang apa itu virtual account dan manfaatnya untuk toko online. Jika Anda memiliki atau ingin membuat toko online, artikel ini cocok menjadi pelengkap.

 

Baca Juga Cara Membuat Mailing List

Apa itu Virtual Account?

Virtual account adalah salah satu metode pembayaran otomatis lewat akun yang dibuat khusus untuk tiap pelanggan. Saat terjadi transaksi, perusahaan memberikan virtual account kepada pelanggan berupa nomor ID. Nomor tersebut yang akan digunakan pelanggan untuk menyelesaikan transaksi.

Virtual Account didesain untuk memunculkan nomor ID yang unik dan berbeda bagi setiap transaksi pelanggan. Ini dimaksudkan agar transaksi yang masuk dapat teridentifikasi secara otomatis. Saat transaksi selesai, pelanggan tidak perlu mengirimkan bukti transfernya.

Baca Juga Ini Alasannya Mengapa Membuat Mailing List Itu Penting!

Cara Kerja Virtual Account

Virtual account dibuat untuk memudahkan toko online Anda mengidentifikasi dan mencatat transaksi yang terjadi. Saat pelanggan melakukan pembayaran dengan virtual account, Anda akan mendapat notifikasi bahwa pelanggan dengan nomor ID tertentu sudah melakukan pembayaran.

Untuk mempermudah Anda memahaminya, berikut cara kerja transaksi lewat virtual account.

1. Anda memberitahu pelanggan untuk melakukan pembayaran berdasar nomor ID unik yang diterima.

2. Setiap nomor unik terhubung langsung dengan pelanggan Anda dan tagihannya.

3. Saat pelanggan telah melakukan transfer, Anda akan mendapat notifikasinya. Berdasar informasi tersebut, Anda dapat mengetahui informasi pelanggan dan menindaklanjuti pesanan dengan cepat.


Ini-Alasannya-Mengapa-Membuat-Mailing-List-Itu-Penting-1200x904.jpg
19/Mar/2021

Anda telah belajar apa itu mailing list dan mempelajari langkah membuatnya. Namun, apa saja sih sebenarnya manfaat dari mailing list?

 

Baca Juga Pengertian Mailing List dan Jenis Mailing List Yang Bisa Digunakan

1. Membagikan Informasi dengan Cepat

Mailing list bisa membantu Anda untuk membagikan informasi dengan cepat dan praktis. Dalam sekali kirim, informasi dapat diterima oleh semua anggota.

Nah, kalau digunakan untuk promosi produk baru, tentu akan lebih efektif untuk meningkatkan penjualan. Apalagi sebagai bagian dari strategi email marketing, cara ini bisa 40% lebih optimal dibanding menggunakan media sosial.

2. Promosi Tepat Sasaran

Ketika membuat sebuah mailing list, Anda tentu akan mengelompokkan audiens sesuai kategori tertentu. Bisa terkait promo atau produk.

Nah, ketika berbagi informasi di mailing list, informasi yang diberikan akan lebih tepat sasaran. Sebab, audiens yang dituju memang memiliki ketertarikan pada informasi promo yang Anda sampaikan.

3. Hemat Biaya Promosi

Dengan mailing list, upaya promosi yang Anda lakukan bukan hanya lebih cepat dan mudah tapi juga lebih murah. Kenapa demikian? Sebab, Anda cukup memanfaatkan komunikasi via email yang praktis menggunakan layanan hosting yang Anda gunakan.

Bandingkan dengan upaya promosi khusus menggunakan iklan yang tentu lebih membutuhkan biaya besar. Apalagi, belum tentu materi promosi dibaca oleh pelanggan yang tepat.

 

Baca Juga Cara Membuat Mailing List

Yuk, Manfaatkan Mailing List untuk Promosi Bisnis!

Sekarang, Anda sudah memahami apa itu mailing list, bukan? Mailing list adalah layanan yang memungkinkan Anda mengirimkan email ke banyak penerima dalam sebuah kelompok.

Layanan ini cukup efektif untuk bisnis dan Anda bisa menggunakan mailing list untuk berbagai tujuan, terutama untuk promosi produk.

Cara membuatnya cukup mudah, kami sudah menjelaskannya di atas. Mulai dari mengisi form untuk membuat list, menambahkan email pelanggan hingga mengirimkan email di dalam mailing list.

Nah, dengan banyaknya manfaat mailing list sebagai strategi marketing, Anda siap membuatnya sekarang? Selamat mencoba ya!




Hubungi Kami


Call us

081231133033


Visit us anytime

Karang Rejo sawah 2 No 29, Surabaya


Kirim Email

hai.markbro@gmail.com



About us

Markbro adalah jasa pelayanan design, video, pengelolaan Media sosial dan pembuatan website.


Subscribe


Sign up untuk dapatkan info dari Markbro.




    Social networks


    Facebook

    www.facebook.com/haimarkbro


    Twitter

    #Haimarkbro


    Instagram

    www.instagram.com/haimarkbro



    Hubungi kami


    Telpon Kami

    081231133033


    Kunjungi kami

    Karang Rejo sawah 2 No 29, Surabaya


    Kirim kami Email

    Hai.markbro@gmail.com



    Instagram Feed




    Subscribe


    Sign up untuk mendapatkan info dari MarkBro.




      Social networks


      Facebook

      www.facebook.com/hai.markbro


      Twitter

      #markbro


      Instagram

      www.instagram.com/haimarkbro