Sekilas Info

Info Bermanfaat

Informasi bermanfaat untuk bisnis anda, jangan lupa follow IG kita untuk mendapatkan info tentang bisnis dan marketing

Untitled-1080-x-1080-px.png
01/Aug/2025

Pernah dengar soal Google Digital Garage? Kalau belum, yuk kenalan dulu!

Kamu pasti tahu dong Google—perusahaan teknologi raksasa asal Amerika Serikat yang jadi andalan kita tiap hari. Mulai dari cari info tugas, cek lokasi lewat Maps, bikin dokumen, sampai nonton YouTube. Tapi ternyata, Google nggak cuma soal itu aja. Mereka juga punya program keren buat belajar digital skills, namanya Google Digital Garage.

Kenapa Sih Ada Program Ini?

Karena sekarang tuh, kemampuan digital jadi kunci penting di dunia kerja dan bisnis. Udah banyak banget hal yang pindah ke dunia online—dari jualan, promosi, sampai komunikasi. Makanya, Google bikin platform belajar online yang bisa bantu orang-orang, terutama pelaku UMKM dan profesional, buat naik level di era digital.

Program ini pertama kali diluncurkan tahun 2015, dan sejak itu udah diikuti lebih dari 700 ribu peserta dari berbagai latar belakang. Mulai dari pengusaha kecil sampai karyawan yang mau banting setir ke dunia digital marketing.

Apa Aja yang Dipelajari?

Google Digital Garage isinya bukan cuma teori doang. Kamu bisa ikut webinar interaktif, nonton video pelatihan, dan bahkan dapat sertifikat resmi dari Google.

Materinya pun lengkap banget! Kamu bakal belajar cara:

  • Memindahkan bisnis offline ke online 
  • Memakai mesin pencari Google dan keyword buat promosi 
  • Analisa performa bisnis lewat data 
  • Bikin strategi marketing yang efektif 
  • Kenalan sama SEO, SEM, media sosial, email marketing, sampai content marketing 

Oh ya, Google juga kerja sama sama program bernama Digital Boost buat bantu UMKM dan lembaga sosial biar bisa digital marketing-an juga!

Skill-Skill yang Bisa Kamu Dapat:

Ada 13 skill utama yang bisa kamu pelajari di sini:

  1. Pemasaran lokal 
  2. Strategi bisnis 
  3. E-commerce 
  4. Email marketing 
  5. SEM (iklan di mesin pencari) 
  6. SEO (optimasi di mesin pencari) 
  7. Sosial media 
  8. Video marketing 
  9. Web optimization 
  10. Data & analytics 
  11. Content marketing 
  12. Display ads 
  13. Mobile marketing 

Kenapa Harus Coba?

Berikut beberapa alasan kenapa Google Digital Garage layak kamu coba:

Gratis Total
Kamu bisa ikut kursusnya tanpa bayar sepeser pun. Jadi, nggak ada alasan buat nunda belajar skill digital!

📚 Materi Terpercaya
Walau gratis, materi dan mentornya nggak kaleng-kaleng. Di akhir kursus, kamu juga bisa dapet sertifikat resmi dari Google dan IAB Europe. Keren buat nambah nilai CV!

🕒 Bisa Atur Waktu Sendiri
Nggak usah khawatir bentrok sama jadwal kuliah atau kerja. Durasi kursusnya beragam, dari yang cuma 1–2 jam sampai yang full 20 jam.

🌍 Akses Dari Mana Aja
Selama ada internet, kamu bisa belajar dari rumah, kafe, atau bahkan taman. Praktis banget!

📝 Daftar Kapan Aja, Siapa Aja Boleh
Nggak ada syarat ribet. Kamu bisa daftar kapan aja dan langsung mulai belajar.

Tapi, Ada Kekurangannya?

Yup, meski banyak plus-nya, ada juga beberapa minus:

😐 Kurang Interaktif
Sebagian besar kursus berupa video, jadi interaksinya terbatas. Buat kamu yang suka tanya langsung ke mentor, mungkin bakal terasa kurang.

💪 Butuh Disiplin Tinggi
Namanya juga belajar mandiri, kamu harus punya komitmen biar bisa selesaiin kursus sampai akhir.

Kesimpulan

Kalau kamu pengen upgrade skill digital tanpa keluar biaya, Google Digital Garage bisa jadi pilihan yang tepat. Apalagi buat kamu yang lagi cari kerja, ngerintis usaha, atau pengen switch karier ke bidang digital.

Nggak ada salahnya juga buat explore pelatihan dari platform lain kayak Meta Digital Marketing atau MyEduSolve biar skill kamu makin lengkap!


Desain-tanpa-judul22-1200x850.png
26/Jul/2025

Pernah merasa heran kenapa produk Anda sebenarnya berkualitas, tapi penjualannya justru jalan di tempat? Anda bukan satu-satunya. Banyak pelaku usaha—terutama UMKM—mengalami hal serupa. Produk sudah oke, harga bersaing, tapi kok pembeli tidak berdatangan?

 

Masalahnya bukan selalu pada produknya, melainkan pada bagaimana produk itu dikomunikasikan, dipasarkan, dan dijual. Berikut 5 penyebab umum kenapa bisnis bisa sepi meskipun produknya bagus:

  1. Branding Tidak Jelas atau Tidak Menarik

 

Brand bukan cuma soal logo atau nama usaha. Branding adalah bagaimana publik memandang bisnis Anda. Jika bisnis Anda tidak memiliki identitas yang kuat, maka calon pembeli akan kesulitan mengenali dan mengingatnya. Akibatnya, mereka cenderung memilih merek lain yang tampil lebih profesional dan meyakinkan.

Solusi:

Bangun identitas visual yang kuat dan konsisten di semua platform (logo, warna, tone komunikasi), serta tentukan positioning bisnis Anda dengan jelas—apa nilai unik yang membedakan Anda dari kompetitor?

  1. Kurang Promosi atau Salah Target Market

Banyak pengusaha terlalu percaya bahwa “kalau produknya bagus, pasti orang akan datang sendiri”. Padahal, tanpa promosi yang tepat, produk Anda tidak akan terlihat. Lebih buruk lagi, banyak yang beriklan tapi menyasar audiens yang tidak tepat, sehingga hasilnya nihil.

Solusi:

Pelajari siapa target pasar Anda. Buat profil ideal pelanggan (buyer persona), lalu gunakan kanal pemasaran (seperti media sosial, iklan digital, atau email) yang mereka gunakan.

  1. Tidak Aktif di Dunia Digital

 

Zaman sekarang, kehadiran online itu wajib. Kalau bisnis Anda tidak eksis di Google, Instagram, TikTok, atau platform digital lainnya, Anda kehilangan banyak peluang.

Solusi:

Buat akun bisnis di media sosial, rutin posting konten yang relevan, edukatif, dan menarik. Pastikan bisnis Anda mudah ditemukan lewat pencarian Google dengan membuat website dan mendaftarkan ke Google Bisnisku.

  1. Kurang Meyakinkan Secara Visual dan Komunikasi

 

Konten Anda membosankan? Foto produk asal-asalan? Deskripsi tidak menjual? Semua itu bisa membuat calon pembeli ragu, bahkan pergi tanpa sempat bertanya.

 

Solusi:

Gunakan foto dan video berkualitas tinggi. Tulis caption dan deskripsi produk yang menjawab kebutuhan dan emosi pelanggan. Tambahkan testimoni dan bukti sosial untuk menambah kepercayaan.

  1. Tidak Ada Sistem Penjualan yang Jelas

Calon pelanggan mungkin tertarik, tapi bingung bagaimana cara membeli. Tidak ada link pemesanan, tidak jelas harganya, tidak ada admin yang fast response. Akhirnya mereka malas melanjutkan.

Solusi:

Permudah proses pembelian. Gunakan link WhatsApp otomatis, toko online, atau katalog digital. Pastikan juga ada tim CS atau admin yang fast response dan ramah.


dgitsl.png
05/Sep/2024

Di era digital ini, peluang untuk mengembangkan bisnis sangat luas. Teknologi dan platform online memungkinkan Anda menjangkau lebih banyak audiens dengan cara yang lebih efektif dan hemat biaya. Memanfaatkan pemasaran digital, media sosial, dan e-commerce bisa menjadi langkah cerdas untuk memperluas bisnis Anda.

Selain itu, manfaatkan teknologi seperti e-commerce untuk memperluas jangkauan bisnis. Buat website yang user-friendly dan optimalkan untuk mesin pencari (SEO) agar lebih mudah ditemukan oleh calon pelanggan. Anda juga bisa memanfaatkan data analitik untuk memahami perilaku pelanggan dan membuat keputusan bisnis yang lebih cerdas.

Beberapa contohnya yaitu, bangun kehadiran online yang kuat dengan membuat situs web yang user-friendly, memanfaatkan media sosial untuk berinteraksi dengan pelanggan, dan menggunakan iklan digital untuk menjangkau audiens yang lebih luas. Selain itu, pertimbangkan untuk membuat konten yang bermanfaat seperti blog, video, atau podcast yang relevan dengan produk atau layanan Anda.

Manfaat:

  • Menghemat biaya pemasaran tradisional.
  • Meningkatkan aksesibilitas dan menjangkau pelanggan global.
  • Mengumpulkan data dan wawasan yang lebih baik untuk keputusan bisnis yang lebih tepat.

strategi.png
05/Sep/2024

Untuk membuat bisnis melejit, Anda perlu strategi yang terencana dan terarah. Pertama, pastikan Anda memiliki pemahaman yang kuat tentang pasar dan pesaing Anda. Analisis tren pasar terbaru dan identifikasi keunggulan kompetitif yang bisa Anda manfaatkan. Setelah itu, fokus pada pemasaran yang efektif. Gunakan kombinasi dari pemasaran digital dan offline untuk menjangkau target audiens yang lebih luas.

Selain itu, jangan lupa untuk mengoptimalkan operasional bisnis. Efisiensi adalah kunci untuk meningkatkan profitabilitas. Dengan meningkatkan proses produksi atau pelayanan, Anda bisa mengurangi biaya dan meningkatkan kualitas produk atau layanan. Terakhir, berinovasilah secara terus-menerus agar bisnis Anda tetap relevan di tengah persaingan yang ketat.

Contoh Jika Anda memiliki bisnis makanan, cobalah untuk menawarkan menu yang tidak hanya lezat, tetapi juga sehat dan sesuai dengan tren konsumsi modern seperti makanan organik atau bebas gluten. Atau, Anda bisa menciptakan pengalaman unik seperti makan malam dengan tema tertentu yang tidak ditawarkan oleh pesaing Anda.

Manfaat:

  • Menarik perhatian lebih banyak pelanggan dengan diferensiasi.
  • Meningkatkan posisi merek Anda di pasar.
  • Meningkatkan penjualan dengan menawarkan solusi yang lebih baik dari pesaing.

tim.png
05/Sep/2024

Tim yang efektif adalah tulang punggung bisnis yang sukses. Membangun tim yang kuat dimulai dari memilih orang-orang yang tidak hanya memiliki keterampilan yang tepat, tetapi juga memiliki semangat dan nilai yang sesuai dengan budaya perusahaan. Pastikan setiap anggota tim memahami peran dan tanggung jawab mereka dengan jelas.

Selain itu, komunikasi yang terbuka dan transparan sangat penting. Dorong anggota tim untuk berbagi ide dan umpan balik secara rutin. Dengan begitu, mereka merasa dihargai dan terlibat dalam perkembangan bisnis. Jangan lupa untuk memberikan pelatihan dan kesempatan pengembangan diri agar keterampilan mereka terus berkembang sesuai kebutuhan bisnis.

Contohnya Fokuslah pada perekrutan karyawan yang tidak hanya memiliki keterampilan teknis, tetapi juga memiliki nilai-nilai yang sesuai dengan budaya perusahaan Anda. Selain itu, pastikan tim Anda dilatih dengan baik dan diberdayakan untuk membuat keputusan yang tepat.

Manfaat:

  • Meningkatkan produktivitas dan efektivitas operasional.
  • Mengurangi konflik internal dan meningkatkan kolaborasi.
  • Menciptakan lingkungan kerja yang mendukung inovasi dan pertumbuhan.

loyal.png
05/Sep/2024

Membangun loyalitas pelanggan adalah strategi yang jauh lebih hemat biaya daripada mencari pelanggan baru. Pelanggan yang setia cenderung membeli lebih banyak dan lebih sering, serta lebih mungkin merekomendasikan bisnis Anda kepada orang lain. Untuk menjaga loyalitas pelanggan, penting untuk memberikan pengalaman yang konsisten dan memuaskan.

Salah satu cara efektif adalah dengan membangun hubungan yang baik dengan pelanggan. Berikan pelayanan yang ramah, responsif, dan tepat waktu. Selain itu, program loyalitas seperti diskon khusus atau poin hadiah bisa menjadi insentif yang baik. Dengan menjaga loyalitas pelanggan, Anda dapat mengembangkan bisnis tanpa harus terus-menerus mengeluarkan biaya besar untuk pemasaran.

Contoh: Program loyalitas seperti poin reward, diskon khusus, atau layanan eksklusif untuk pelanggan setia bisa menjadi cara efektif untuk mempertahankan mereka. Selain itu, layanan pelanggan yang baik dan pengalaman belanja yang memuaskan juga sangat penting.

Manfaat:

  • Mengurangi biaya untuk mendapatkan pelanggan baru.
  • Meningkatkan nilai pelanggan jangka panjang.
  • Membangun hubungan jangka panjang yang kuat dengan pelanggan.

risk.png
05/Sep/2024

Diversifikasi produk adalah salah satu cara paling efektif untuk mengembangkan bisnis tanpa bergantung pada satu produk atau layanan saja. Ketika Anda menawarkan variasi produk yang lebih luas, Anda membuka peluang baru untuk menarik lebih banyak pelanggan, sekaligus mengurangi risiko jika salah satu produk tidak berjalan dengan baik.

Diversifikasi mengurangi risiko karena bisnis tidak bergantung pada satu produk saja. Ketika salah satu produk mengalami penurunan penjualan, produk lain bisa menjadi penopang. Selain itu, diversifikasi memungkinkan Anda memanfaatkan peluang pasar baru tanpa harus memulai dari awal. Namun, penting untuk melakukan riset pasar terlebih dahulu agar produk baru yang ditawarkan benar-benar memiliki potensi.

Contohnya, Jika Anda menjalankan bisnis kafe, jangan hanya menawarkan minuman kopi. Anda bisa menambahkan produk seperti makanan ringan, kopi kemasan, atau bahkan merchandise seperti mug dan t-shirt. Dengan cara ini, Anda memperluas basis pelanggan dan menambah sumber pendapatan baru.

Manfaat:

  • Mengurangi ketergantungan pada satu jenis produk.
  • Membuka pasar baru dan peluang pertumbuhan.
  • Meningkatkan pendapatan dengan memperluas penawaran produk.

artikel-2024-09-02T143803.375.png
04/Sep/2024

  1. Tentukan Tujuan Kampanye

Langkah pertama dalam mengukur ROI adalah menentukan tujuan kampanye Anda. Tujuan yang jelas membantu Anda mengukur hasil yang spesifik dan relevan. Beberapa tujuan umum dalam kampanye pemasaran digital meliputi:

  • Meningkatkan kesadaran merek
  • Mengarahkan lalu lintas ke situs web
  • Meningkatkan penjualan atau konversi
  • Mengumpulkan prospek (lead generation)
  • Meningkatkan keterlibatan di media sosial
  1. Identifikasi KPI (Key Performance Indicators)

Setelah menetapkan tujuan kampanye, identifikasi KPI yang sesuai untuk mengukur keberhasilan Anda. KPI adalah metrik yang digunakan untuk mengevaluasi kinerja kampanye terhadap tujuan yang telah ditetapkan. Beberapa KPI yang umum dalam pemasaran digital meliputi:

  • Impressions: Jumlah tampilan iklan atau konten Anda.
  • Click-Through Rate (CTR): Persentase orang yang mengklik iklan atau tautan setelah melihatnya.
  • Conversion Rate: Persentase pengunjung yang melakukan tindakan yang diinginkan, seperti pembelian atau pendaftaran.
  • Cost Per Click (CPC): Biaya yang dikeluarkan untuk setiap klik pada iklan.
  • Cost Per Acquisition (CPA): Biaya yang dikeluarkan untuk memperoleh satu pelanggan atau prospek.
  • Customer Lifetime Value (CLV): Nilai total yang dihasilkan dari seorang pelanggan selama masa hubungan mereka dengan bisnis Anda.
  1. Gunakan Alat Analitik

Untuk mengukur ROI dengan akurat, Anda memerlukan alat analitik yang tepat. Beberapa alat analitik populer yang dapat membantu Anda melacak kinerja kampanye pemasaran digital meliputi:

  • Google Analytics: Alat gratis yang menyediakan wawasan mendalam tentang lalu lintas situs web, perilaku pengguna, dan konversi.
  • Google Ads: Platform iklan yang menyediakan data tentang kinerja iklan PPC (Pay-Per-Click).
  • Facebook Ads Manager: Alat untuk melacak kinerja iklan di platform Facebook dan Instagram.
  • HubSpot: Platform pemasaran yang menyediakan alat untuk melacak prospek, konversi, dan ROI.
  • SEMrush: Alat SEO yang menyediakan data tentang lalu lintas organik, kata kunci, dan kinerja konten.
  1. Lacak Biaya Kampanye

Untuk menghitung ROI, Anda perlu mengetahui biaya total yang dikeluarkan untuk kampanye pemasaran Anda. Biaya ini dapat mencakup:

  • Biaya Iklan: Pengeluaran untuk iklan PPC, iklan media sosial, iklan display, dll.
  • Biaya Konten: Pengeluaran untuk pembuatan konten seperti artikel, video, infografis, dll.
  • Biaya Tenaga Kerja: Gaji karyawan atau freelancer yang terlibat dalam kampanye.
  • Biaya Alat dan Platform: Biaya berlangganan alat analitik, CRM, atau platform pemasaran lainnya.
  1. Hitung Laba Bersih

Laba bersih adalah keuntungan yang dihasilkan dari kampanye pemasaran Anda setelah dikurangi biaya total. Untuk kampanye pemasaran digital, laba bersih dapat berupa:

  • Pendapatan dari Penjualan: Pendapatan yang dihasilkan dari penjualan produk atau layanan yang dihasilkan langsung dari kampanye.
  • Nilai Prospek: Jika kampanye Anda bertujuan untuk menghasilkan prospek, Anda dapat memperkirakan nilai prospek berdasarkan tingkat konversi rata-rata dan CLV.
  1. Hitung ROI

Setelah Anda memiliki data tentang biaya kampanye dan laba bersih, Anda dapat menghitung ROI menggunakan rumus yang telah disebutkan sebelumnya. Contoh perhitungan ROI:

Jika kampanye Anda menghasilkan laba bersih sebesar Rp 50.000.000 dan biaya kampanye sebesar Rp 20.000.000, maka:

ROI=(50.000.000−20.000.00020.000.000)×100=150%\text{ROI} = \left( \frac{50.000.000 – 20.000.000}{20.000.000} \right) \times 100 = 150\%ROI=(20.000.00050.000.000−20.000.000​)×100=150%

  1. Analisis dan Optimalkan

Setelah menghitung ROI, analisis hasil kampanye Anda untuk memahami apa yang berhasil dan apa yang tidak. Gunakan wawasan ini untuk mengoptimalkan kampanye Anda di masa mendatang. Pertimbangkan untuk melakukan A/B testing, mengubah strategi penargetan, atau menyesuaikan anggaran berdasarkan temuan Anda.

 


artikel-2024-09-02T142704.018.png
04/Sep/2024

Pengertian SEM dan SEO

SEM (Search Engine Marketing)

SEM adalah proses digital marketing untuk meningkatkan visibilitas di search engine baik dengan mendapatkan lalu lintas organik melalui SEO atau lalu lintas berbayar melalui iklan PPC. Lalu lintas Search Engine Marketing (baik melalui SEO organik atau Paid Search Advertising) dianggap sebagai sumber lalu lintas Internet yang paling penting karena ditargetkan.

Sudah diterima secara luas bahwa orang menggunakan mesin pencari untuk menemukan solusi untuk suatu masalah, jawaban atas pertanyaan, atau untuk belajar bagaimana melakukan sesuatu. Jadi, ketika pencari mengklik situs web dari hasil pencarian atau mengklik iklan, mereka lebih cenderung berkonversi. Relevansi situs web dan iklan yang ditampilkan membuat lalu lintas SEM lebih berharga daripada sumber lalu lintas lainnya.

 

Manfaat SEM dan SEO 

  • SEO dan SEM membantu dalam meningkatkan kredibilitas Anda

Peringkat mesin pencari yang tinggi menunjukkan Google dan orang lain otoritas situs Anda. Berinvestasi dalam SEO dan SEM memastikan situs dan halaman Anda memenuhi standar tinggi. Ini menunjukkan bahwa Anda bertujuan untuk meningkatkan kinerja situs web Anda dan bahwa Anda relevan dengan kebutuhan audiens.

  • SEO dan SEM penting untuk kesuksesan pemasaran digital

Menjaga situs web Anda tetap aktif online adalah penting. Ini mencegahnya tersesat di miliaran situs web tidak aktif lainnya. Berinvestasi dalam latihan SEO &; SEM membantu Anda untuk tetap fokus dan termotivasi dalam menjaga situs web Anda tetap hidup dan relevan dengan kebutuhan audiens Anda.

  • Kemudahan Belajar

Akan ada kurva belajar bagi pemula untuk belajar SEO dan PPC, tetapi dari pengalaman saya, Anda bisa menjadi ahli PPC lebih cepat daripada ahli SEO. Alasannya adalah bahwa PPC memiliki aturan yang lebih sedikit dibandingkan dengan SEO. Setelah Anda mempelajari cara menggunakan platform PPC, Anda dapat bereksperimen dengan kampanye PPC. Anda dapat menjalankan kampanye percontohan dengan anggaran terbatas, menganalisis hasil, memperluas anggaran, dan membuat lebih banyak kampanye.

Jadi, mana yang lebih mudah dipelajari? PPC lebih cepat dan lebih mudah dipelajari untuk pemula.

 

Risiko

Ketika bisnis Anda bergantung pada SEM, Anda perlu mempertimbangkan risiko yang terlibat dengan SEO. Untuk SEO, risiko terbesar adalah perubahan algoritmik Google. Google adalah mesin pencari terbesar dan juga sumber lalu lintas utama untuk situs web apa pun. Mereka merilis perubahan yang mempengaruhi hasil organik beberapa kali per tahun. Selama perubahan ini, kehilangan atau mendapatkan peringkat dan lalu lintas dimungkinkan.

Bagaimana kita meminimalkan risiko? cara terbaik untuk menangani risiko ini adalah dengan menggunakan SEO dan PPC sebagai bagian dari kampanye SEM Anda. Tergantung pada model bisnis Anda, Anda dapat memulai dengan PPC karena dapat menghasilkan hasil yang lebih cepat, tetapi secara paralel, Anda perlu mengerjakan SEO Anda.

 

Rekomendasi untuk Bisnis SEM atau SEO

Jawaban apakah Anda harus menggunakan SEM atau SEO tergantung pada tujuan, anggaran, dan timeline Anda. Idealnya, Anda harus menggunakan kedua strategi untuk mengarahkan lalu lintas ke situs web Anda.

Jika Anda memiliki anggaran terbatas dan perlu mengarahkan lalu lintas ke situs web Anda dengan cepat, maka SEM mungkin merupakan pilihan yang lebih baik. Namun, jika Anda memiliki waktu dan sumber daya untuk dicurahkan untuk strategi jangka panjang, maka SEO harus menjadi fokus utama Anda.

 

 


artikel-2024-09-02T143152.674.png
04/Sep/2024

  • Trello

Trello adalah cara baru untuk membuat to-do-lists dan mengelola tugas. Aplikasi ini membebaskan Anda mencatat tugas berdasarkan tema besar (boards), tahapan tugas (lists), dan detail tugasnya (cards).

Tak cuma itu. Trello juga dilengkapi dengan berbagai perintilan untuk mencatat informasi penting seputar proyek. Anda bisa menaruh label untuk mengelompokkan kategori; menambah checklist dan dokumen; memberi komentar; juga mengatur notifikasi deadline.

Tahu apa yang lebih hebat? Anda bisa membagikan konten Trello ke rekan kerja. Dengan begitu, Anda bisa berkolaborasi dan tahu progres dari proyek yang dikerjakan.

Misalnya saja, Anda ingin memulai strategi content marketing via blog. Anda tinggal buat satu board khusus untuk itu. Kemudian tambahkan lists seperti “ide konten”, “sedang ditulis”, “proses review”, “upload”, dan “selesai”. Isi lists tersebut dengan judul-judul artikel dalam bentuk cards.

Itu baru satu contoh saja. Anda bisa pakai Trello untuk banyak hal lainnya. Jadi, tak berlebihan kalau kami sebut Trello sebagai yang pertama dan utama. Lewat tool ini, pencatatan tugas jadi lebih mudah, fleksibel, dan menyenangkan. Apa pun bidangnya dan seberapa pun skala bisnisnya, kami yakin Anda dan tim pasti merasakan manfaat aplikasi ini.

 

  • canva

Canva adalah solusi bagi Anda yang awam dengan dunia desain visual. Platform ini menyediakan begitu banyak template untuk kebutuhan marketing Anda. Mulai dari logo, konten Instagram, banner iklan, poster, infografis, dan sebagainya.

Supaya tampak lebih unik, Anda bebas juga mengeditnya. Anda boleh mengubah susunan elemen pada template. Bisa juga menambahkan elemen dekoratif di template tersebut.

Tenang saja, untuk poin yang terakhir, Canva menyediakan berbagai pilihan jenis font, foto, ilustrasi, dan ikon. Beberapa di antaranya bisa ditambahkan secara gratis. Akan tetapi, ada juga pilihan elemen premium yang bisa Anda beli.

Di versi terbarunya, Canva juga menyediakan enam opsi download untuk desain yang telah Anda buat. Keenam format tersebut adalah PNG, JPG, PDF Standard, PDF Print, Video (MP4), dan Animation (MP4/GIF).

Banyaknya opsi ini tentu memberi Anda keleluasaan dalam membuat materi konten promosi produk.

 

  • Unsplash

Masalah desain mungkin selesai dengan Canva. Akan tetapi, yakin lah Anda tetap membutuhkan stok foto untuk banyak hal. Mulai dari membuat konten di sosial media, menambahkan ilustrasi di web, dan melengkapi hal-hal yang berhubungan dengan desain grafis lainnya.

Untuk mengamankan stok foto, coba bukalah Unsplash. Unsplash memuat jutaan foto berkualitas HD yang bisa Anda download dan pakai secara gratis. Tak perlu membayar lisensi untuk memakai foto. Bahkan, ketika Anda bermaksud menggunakan foto tersebut untuk tujuan komersial.

Semua foto di Unsplash jelas punya kualitas yang tak sembarangan. Sebab, semua foto yang ditampilkan telah melalui kurasi manual. Hingga pasti Anda bisa menemukan foto yang memenuhi branding dan kebutuhan Anda.

 

  • Hootsuite

Hootsuite merupakan platform manajemen akun sosial media. Dengan platform ini, Anda bisa memantau beberapa akun sosmed sekaligus dalam satu halaman. Ada 20+ macam media sosial yang terintegrasi di Hootsuite. Beberapa di antaranya ialah Facebook, Instagram, YouTube, Twitter, Pinterest, dan LinkedIn.

Tak hanya soal tampilannya saja yang memudahkan Anda memantau beberapa akun sosmed. Hootsuite juga memastikan Anda bisa mengelola akun sosmed dengan gampang. Anda bisa membuat konten dan menyimpannya sebagai draft. Tak sampai di situ saja, konten yang Anda buat bisa diatur agar terupload sesuai dengan waktu yang diinginkan.

Dengan Hootsuite, Anda juga bisa menampilkan semua laporan analytics dalam satu halaman. Selain data umum seperti mentionsengagementlikes, dan semacamnya, Hootsuite juga memiliki opsi untuk menampilkan data yang berhubungan dengan performa tim. Secara spesifik, platform ini bisa menghitung berapa lama waktu yang dibutuhkan admin untuk merespons engagements dari audiens.

Karenanya, Hootsuite juga kompatibel untuk digunakan oleh beberapa user sekaligus. Terdapat fitur yang dipakai untuk mengatur akses user ke profil, jaringan, dan aksi spesifik. Di samping itu, ada juga fitur untuk menampilkan rencana konten, memberi tugas ke user, mengirim pesan, dan memberi akses ke galeri terpadu yang bisa dipakai user untuk membuat konten.

 

  • Mention

Mention bisa dipakai untuk memonitor info apapun yang Anda butuhkan di sosial media. Termasuk konten atau mention seputar brand bisnis yang Anda jalankan. Bisa juga informasi yang berhubungan dengan topik tertentu.

Tak cuma menampilkan konten seperti halnya mesin pencari. Mention juga memberikan data analytics seputar hasil pencarian. Setidaknya ada beberapa hal yang bisa Anda ketahui lewat platform ini, seperti:

  • Tingkat popularitas sebuah topik didiskusikan atau strength;
  • Perbandingan impresi positif dan negatif dari konten atau sentiment;
  • Jumlah frekuensi konten atau mentions dibuat oleh satu akun atau passion;
  • Jumlah user dibandingkan jumlah total mentions atau reach.

Di samping hal-hal di atas, Anda juga bisa mengetahui keyword populer, top users, serta hashtag populer yang digunakan. 

Mention juga turut menyediakan filter sosial media tempat Anda melakukan pencarian. Platform ini mengklaim memiliki integrasi ke lebih dari 100 media sosial. Tapi setidaknya, terdapat opsi untuk melacak konten dari blog, microblog (Twitter), gambar, video, dan pertanyaan di internet.

Supaya tak ketinggalan info terbaru dari konten yang Anda pantau, Mention juga menyediakan dua opsi notifikasi. Keduanya yaitu RSS feed dan email. Di luar itu, platform ini membolehkan Anda mendownload data dalam format CSV atau Excel. Dengan begitu, Anda bisa lebih fleksibel ketika ingin menganalisis data.




Hubungi Kami


Call us

081231133033


Visit us anytime

Karang Rejo sawah 2 No 29, Surabaya


Kirim Email

hai.markbro@gmail.com



About us

Markbro adalah jasa pelayanan design, video, pengelolaan Media sosial dan pembuatan website.


Kami Siap Bantu Anda


KLIK Untuk Tahu


Social networks


Facebook

www.facebook.com/haimarkbro


Twitter

#Haimarkbro


Instagram

www.instagram.com/haimarkbro